DetikNews
Senin 15 April 2019, 14:45 WIB

Masa Tenang, Kominfo Temukan 7 Konten Diduga Langgar UU Pemilu di Medsos

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Masa Tenang, Kominfo Temukan 7 Konten Diduga Langgar UU Pemilu di Medsos Rudiantara (Ristu Hanafi/detikcom)
Jakarta - Kominfo bersama Bawaslu melakukan pemantauan di media sosial terkait dugaan pelanggaran pemilu di masa tenang. Hasilnya, ditemukan 7 konten yang diduga melanggar Undang-Undang Pemilu.

"Jadi ada 7 sampai pagi tadi. Sejak berlakunya malam Minggu pukul 00.00. Kalau hoaks jalan terus, laporannya ada laporan biasa. Kalau 7 tadi adalah konten yang diduga melanggar Undang-Undang Pemilu," kata Menkominfo Rudiantara di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).


Rudiantara mengatakan 7 konten itu diduga mengandung unsur kampanye. Dia juga mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi di media sosial juga tidak boleh bersifat kampanye.

[Gambas:Video 20detik]


"Ya, kan tidak boleh masa tenang ini tidak boleh melakukan kampanye, tidak boleh yang dianggap menjual salah satu paslon, dan itu dua. Tapi kami menghormati hak berekspresi, sesuai dengan Pasal 28 Undang-Undang Dasar. Namun yang berekspresi pun batasannya tetap Undang-Undang ITE," ujarnya.



Dia tidak menjelaskan secara detail terkait isi konten dan akun yang diduga melanggar itu. Saat ini temuan itu diproses oleh Bawaslu.

"Itu kita lihatnya akun saja, karena diprosesnya bersama Bawaslu. Itu Instagram," ucapnya.

"Kita pisahkan yang diduga melanggar atau hashtag, kalau hashtag yang mengekspresikan keberpihakan atau apa itu lain penanganannya, bukan UU Pemilu, itu kebebasan berekspresinya itu," imbuhnya.


5 Surat Suara di Pemilu 2019, Yuk Kenali Warna dan Cirinya:

[Gambas:Video 20detik]


(abw/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed