"Ya monggo laporkan ke Polri apabila merasa ada yang mengancam," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).
Kabar pengancaman itu disampaikan Hashim kepada peserta deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu untuk Prabowo-Sandi. Polisi meminta Agus Maksum menyertakan bukti-bukti pengancaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disertakan bukti-bukti, mengancamnya lewat medsos (media sosial) atau apa," ujar Dedi.
Dedi menuturkan penyidik Polri akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. "Penyidik akan menindaklanjuti laporan setiap masyarakat."
Hashim Djojohadikusumo sebelumnya menceritakan sosok ketua tim siber mereka, Agus Maksum. Hashim menyebut Agus Maksum sedang terancam.
"Ternyata sejak minggu lalu nyawa beliau sudah diancam, nyawa istri beliau diancam, nyawa anak-anak beliau diancam. Kenapa? Pak Agus Maksum ini sesungguhnya orang, seorang pahlawan untuk kita. Pahlawan demokrasi," sebut Hashim di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (11/4).
"Saya bersaksi bahwa beliau nyawanya diancam oleh pihak-pihak tertentu karena keterangan-keterangan yang beliau sampaikan kepada pihak KPU, kepada Bawaslu, dan sekarang malam ini beliau akan sampaikan kepada Bapak-bapak semuanya," imbuh Hashim.
Simak Juga "BPN Prabowo Sambangi Bawaslu, Tanya Kelanjutan DPT Bermasalah":
(aud/idh)











































