Pegawai Kemenpora Dicecar soal Pertemuan Setelah Diperiksa KPK

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 11 Apr 2019 18:06 WIB
Kepala Subbidang Sarana Olahraga Prestasi, Akbar Mia, dicecar jaksa dalam sidang terdakwa Ending Fuad Hamidy. (Faiq/detikcom)
Jakarta - Kepala Subbidang Sarana Olahraga Prestasi, Akbar Mia, dicecar jaksa mengenai pertemuan setelah diperiksa penyidik KPK terkait kasus suap dana hibah untuk KONI dari Kemenpora. Akbar mengaku pernah dikumpulkan atas undangan Kepala Biro Hukum Kemenpora Sanusi.

"Apa yang disampaikan waktu pertemuan itu?" kata jaksa dalam sidang terdakwa Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

"Waktu itu sharing, Pak Gatot (Sesmenpora Gatot S Dewa Broto) sampaikan, ini proses yang harus kita lalui. Sebagian teman-teman yang terutama belum berurusan KPK sedikit jadi beban," jawab Akbar saat dihadirkan menjadi saksi dalam sidang.


Dalam pertemuan itu, Akbar menyebut Gatot meminta pegawai Kemenpora yang diperiksa KPK berbicara secara jujur. Kemudian pegawai Kemenpora yang diperiksa ditanya berapa lamanya pemeriksaan di KPK.

"Pak Ses (Gatot S Dewa Broto) sampaikan pokoknya sampaikan secara jujur apa yang ada, jangan ditutupi. Lalu juga ditanya gimana kemarin lumayan diperiksa lama," tutur dia.

Kepada Akbar, jaksa bertanya ada-tidaknya instruksi khusus yang disampaikan kepada pegawai Kemenpora agar tidak memberikan keterangan kepada KPK. Akbar menyebut tidak ada instruksi khusus tersebut.

"Tidak ada," singkat Akbar.


Dalam perkara ini, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy didakwa memberikan suap kepada Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Mulyana serta dua staf Kemenpora bernama Adhi Purnomo dan Eko Triyanta. Pemberian suap ditujukan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. (fai/idh)