DetikNews
Rabu 10 April 2019, 10:02 WIB

Anggota DPRD: Anies Kadung Ngomong Naturalisasi, Akhirnya Pakai Beton

Danu Damarjati - detikNews
Anggota DPRD: Anies Kadung Ngomong Naturalisasi, Akhirnya Pakai Beton Foto ilustrasi: Sungai di Jakarta (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Anggota DPRD DKI ini tergelitik dengan istilah naturalisasi sungai sebagaimana yang dipakai dalam Peraturan Gubernur yang diteken Anies Baswedan, yakni Pergub Nomor 31 Tahun 2019. Dia tertawa karena konsep naturalisasi sungai yang dulu direncanakan tanpa menggunakan beton untuk memperbaiki kondisi sungai, kini akhirnya memperbolehkan penggunaan beton.

"Jadi istilah itu kelirulah, tapi karena Pak Gubernur sudah kadung ngomong ya jadinya diteruskan saja," kata anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Manuara Siahaan, kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Manuara adalah anggota Komisi D Bidang Pembangunan. Dia mencermati penggunaan istilah naturalisasi sungai beserta pergeseran pemaknaannya. Dia mengaku sebagai anggota yang menolak penggunaan naturalisasi dan mendukung pemakaian istilah normalisasi saja, toh akhirnya juga sama-sama pakai beton untuk menguatkan dinding sungai yang dilebarkan.



Namun kini dia harus menerima karena secara umum DPRD DKI juga menyetujui hal itu ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dia juga tidak mempermasalahkan Pergub Nomor 31 Tahun 2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air secara Terpadu dengan Konsep Naturalisasi.

"Tapi masyarakat ini tidak bisa dibohongilah. Kalau hanya asal beda, kenapa konsep yang baik (normalisasi sungai) tidak dilanjutkan saja? Sama sajalah sebenarnya," kata Manuara.

Berdasarkan tanya jawabnya dengan pihak eksekutif Pemprov DKI, Manuara mendapat keterangan, naturalisasi akan dilaksanakan tetap menggunakan sheet pile atau dinding turap berbahan beton. Namun, untuk memberi kesan natural, bahu sungai ditanami tumbuhan.



Kepada detikcom, Gubernur Anies pernah mengurai beda naturalisasi dan normalisasi sungai, Rabu 17 Oktober 2018. Videonya bisa disaksikan di bawah.


[Gambas:Video 20detik]


"Ada juga pejabat yang membela naturalisasi, dia bilang lihat saja ular-ular sudah banyak yang keluar dari sungai, itu bukti naturalisasi berhasil. Ha-ha-ha... lucu ini," sambungnya berkelakar.

Dia menilai naturalisasi secara total tak bisa dilakukan dan cenderung absurd. Dia tak bisa membayangkan sungai-sungai di Jakarta kembali natural seperti zaman Sunda Kelapa. "Dulu kondisi alaminya di situ ada buaya, apa mau dipasang buaya?" kata dia.

Menurutnya, beton adalah material yang paling praktis dan cukup kuat untuk ukuran saat ini. Beton belum bisa digantikan dengan material alamiah lain. "Mungkin yang dimaksud Pak Gubernur itu dibuat terkesan natural, artinya ada 'beautifikasi' badan sungai sehingga menciptakan image natural. Tapi jangan diberi tanaman imitasi juga, atau program imitasi juga jangan," tutur Manuara.



Soal hal ini, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Yusmada Faizal memberi keterangan. Pemasangan sheet pile beton masih dimungkinkan dalam program naturalisasi Kali Ciliwung. Pemasangan sheet pile disebut hanya soal teknis memperkuat pinggiran sungai.

"Mau naturalisasi, normalisasi, sheet pile beton itu buat apa coba? Memperkuat tebing kan. Tanpa dia dilebarkan, tebing itu mau longsor ya kita perkuat," ujar Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup , Yusmada Faizal, di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (9/4) kemarin.

Naturalisasi sungai dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada awal tahun lalu. Naturalisasi, menurut Anies, akan mengembalikan fungsi sungai seperti aslinya.

"(Mengatasi banjir) salah satunya ada soal naturalisasi sungai. Bagaimana sungai itu bisa mengelola air dengan baik. Bagaimana mengamankan (air) tidak melimpah, tapi juga ekosistem sungai dipertahankan," kata Anies di Pluit, Jakarta Utara, Rabu (7/2/2018) silam.

Anies pun tidak mau ada betonisasi dalam naturalisasi. "Anda tidak ketemu betonisasi. Karena yang kita lakukan adalah naturalisasi," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2018).



Tonton juga video Disangsikan Menhub, Anies: Bukan LRT yang Sebabkan Banjir:

[Gambas:Video 20detik]


Anggota DPRD: Anies Kadung Ngomong Naturalisasi, Akhirnya Pakai Beton

(dnu/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed