BPN Prabowo Klaim Kampanye Akbar 7 April Digelar Tanpa Mobilisasi Massa

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Sabtu, 06 Apr 2019 23:50 WIB
Sekjen Partai Koalisi Indonesia Adil Makmur. (Foto: Nur Azizah Rizki/detikcom)
Jakarta - Sekjen Partai Koalisi Indonesia Adil Makmur menggelar konferensi pers terkait acara kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan digelar esok hari. Acara tersebut diklaim sebagai agenda kampanye terbesar tanpa mobilisasi massa.

"Bahwa besok itu kemungkinan adalah kampanye capres terbesar yang ada di tahun 2019. Tetapi saya bisa pastikan bahwa besok itu adalah kampanye capres terbesar yang dilakukan secara swadaya," kata Wakil Ketua BPN Eddy Soeparno di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4/2019).

"Swadaya tanpa ada paksaan, tanpa ada mobilisasi massa, tanpa ada dukungan biaya, masing-masing hadir atas keinginan sendiri, atas dorongan sendiri, atas biaya sendiri," imbuh Sekjen PAN ini.




Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kampanye akbar akan diawali dengan salat subuh berjemaah serta zikir dan munajat untuk negeri. Setelah itu akan ada tausiyah dari para ulama dan pidato politik dari pimpinan partai koalisi serta pidato Prabowo-Sandiaga.

"Rencananya, kampanye akbar akan ditutup makin cepat makin bagus, supaya tidak mengganggu prosesi lalu lintas yang ada di Jakarta atau di sekitar Senayan," tutur Muzani.

Sekjen PKS Mustafa Kamal berharap kampanye besok berjalan tenang dan damai untuk kebaikan Indonesia ke depan. Selain itu, dikatakan Mustafa, akan ada tokoh agama lain yang hadir dalam kampanye.

"Dan nanti juga kita akan undang, bukan hanya dari para alim ulama, tapi juga tokoh-tokoh agama yang lain untuk ikut bersama-sama mendoakan negeri ini supaya lebih berkah lagi ke depan," ungkapnya.




Sementara itu, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan pelaksanaan kampanye besok tidak mudah dan banyak rintangan. Namun, menurut Priyo, pihaknya tidak bermaksud untuk unjuk gigi.

"Rapat akbar besok itu, kami tidak bermaksud untuk unjuk gigi. Tetapi kalau yang hadir besok melebihi apa yang kami perkirakan dengan angka lebih satu sampai dua juta, silakan diberitakan, kalau itu terjadi ini merupakan kampanye akbar terbesar dalam putaran Pilpres 2019. Mudah-mudahan kita lihat saja, dan kita saksikan besok apa yang terjadi," ucap Priyo.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad serta Direktur Saksi BPN yang juga penanggung jawab kampanye akbar, Prasetyo Hadi. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan disebut izin lantaran tengah berada di Sumatera Utara. (azr/zak)