Round-Up

Tarik-tarikan Berujung Kematian Korban dan Pelaku Jambret

Farih Maulana, Zakia Liland - detikNews
Sabtu, 06 Apr 2019 05:31 WIB




Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Tri Suryawan mengindikasikan bahwa HZ sudah sering melakukan aksi penjambretan.

"Kalau (pelaku) yang hidup baru pertama kali, kalau (pelaku) yang meninggal sudah sering indikasinya itu," jelas Kompol Tri.

Polisi masih mendalami kasus ini dari MSA. Polisi akan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk menggali lebih dalam kejadian itu.

Ajeng adalah driver ojek online. Saat kejadian itu, Ajeng dan Ria hendak mengantarkan pesanan sate dari konsumen.

"Orang beli sate. Sudah malem, dicari-cari alamatnya kan terpaksa dia lihat map-nya di motor itu. Loh itu, tahu-tahu ada yang jambret," kata kakek Ajeng, Ahmad Wahyono saat ditemui di rumahnya di Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (5/4/2019).

Sang kakek menyebutkan, yang mengendarai motor saat itu adalah Ria. Sementara Ajeng saat itu membonceng karena sedang mencari alamat konsumen.

Ajeng sudah setahun ini menjadi driver ojek online. Dia sendiri masih kuliah di Universitas Budi Luhur.

"(Hasil ngojek) buat dia aja, buat jajan. Mungkin juga temen-temennya sering bilang, 'Enak tahu bisa ada uang sendiri,'" kata ibunda Ajeng, Aurore.





Simak juga video Nahas! Kejar Jambret, Ibu Hamil 8 Bulan Tewas:

[Gambas:Video 20detik]


Tarik-tarikan Berujung Kematian Korban dan Pelaku Jambret
Halaman

(mei/fdn)