detikNews
Jumat 05 April 2019, 13:41 WIB

Dagang Tanpa Izin, 2 WN China Ditangkap di Sulsel

Reinhard Soplantila - detikNews
Dagang Tanpa Izin, 2 WN China Ditangkap di Sulsel Foto: WN China ditangkap di Sulsel (Rei-detikcom)
Makassar - Pasangan Suami Istri (Pasutri) warga negara asing asal China, ditangkap oleh Petugas Imigrasi Kelas 1 Makassar. Mereka diketahui melakukan aktivitas berdagang pakaian dan aksesoris secara ilegal, di Kabupaten Sinjai, Sulsel.

"Dia menjual pakaian, pakaian dalam, sepatu, tas, perhiasan, dan jam tangan juga, yang dia jual ini tidak semua datang dari Cina, ada juga beberapa barang yang dia beli di Jakarta di Pasar Senin. Dari keterangan bersangkutan dia jual di Sinjai," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar, Andi Pallawarukka, pada Jumat (5/4/2019).

Keduanya yang bernama Cai Yongcong (38), dan Chen Xia (35), diciduk oleh Tim Pengawas Orang Asing (TIMPORA) Imigrasi kelas 1 Makassar, di Kabupaten Siniai, Sulsel, setelah mendapatkan informasi masyarakat terkait aktivitas berdagang yang dilakukan kedua warga China itu.



Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya masuk ke Indonesia sejak bulan Maret dengan menggunakan visa kunjungan.

"Kalau dilihat dari tanggal kedatangan nya, masuk ke Indonesia pada tanggal 15 Maret 2019 jadi sudah lebih dua minggu, tujuannya untuk berkunjung tapi tidak sesuai izinnya, izinnya dia kunjungan tapi dia berjualan," ucap Andi Pallawarukka.

Untuk mengelabui petugas yang melakukan pemeriksaan, kedua warga negara China ini juga turut memalsukan dokumen Izin Tinggal Terbatas (ITAS) nya dengan logo Imigrasi Kelas 1 Jakarta Barat.



"Itu masih kita dalami, kita petugas imigrasi, sudah tahu ITAS yang benar dan mana yang tidak benar. Contoh kecilnya, tertulis kantor Imigrasi kelas 1 khusus tapi disini sudah tidak benar, iya ini dari Jakarta barat, jalannya juga di pos kota, itu tidak sesuai dengan alamat kantor imigrasi kelas 1 Jakarta Barat," sebut Andi Pallawarukka.

Selain menangkap kedua pasangan suami istri asal China itu, petugas juga turut menyita seluruh pakaian dan aksesoris yang diperdagangkan pelaku. Akibat perbuatannya, kedua warga negara China itu terancam dideportasi dari Indonesia.


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com