Dalam kampanye di Ngawi, Jokowi curhat dan membeberkan beragam hoax yang ditujukan pihak tertentu agar pemilih tidak memilihnya dalam Pilpres 17 April. Menurut Jokowi, hoax yang berkembang dalam dua minggu terakhir di antaranya soal pelegalan LGBT jika dia menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menilai hal tersebut tidak masuk logika. Semua berita hoax tersebut, dikatakannya, disebarkan oleh seseorang yang menginginkan dirinya kalah pada pilpres.
"Nanti, kalau Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang, akan dilegalkan atau diperbolehkan perkawinan sejenis. Kan kejam banget. Logikanya pripun (bagaimana)," ujarnya.
Diungkapkan oleh Jokowi, saat ini sudah banyak korban isu-isu hoax tersebut. Jumlah korban hoax terkait pernikahan sejenis ataupun pelarangan azan disebut telah mencapai 9 juta orang.
"Saya sampaikan, karena saat ini dari survei ada 9 juta orang itu percaya berita hoax itu. Dan itu sangat berbahaya kalau saya nggak menjawab. Isu di mana-mana. Karena itu, harus kita jawab dan diluruskan, jangan dibiarkan," ucap Jokowi.
Sementara itu, Prabowo dibuat terharu oleh pendukungnya di Padang. Dia menangis saat disodori sekantong uang receh oleh seorang pendukungnya yang bekerja sebagai montir.
Momen itu terjadi di bagian akhir kampanye akbar Prabowo di Danau Cimpago, Pantai Padang, Sumatera Barat, Selasa (2/4/2019). Seorang lelaki dengan pakaian berlumuran oli bekas naik ke atas panggung tempat Prabowo masih menyampaikan orasi politik.
Didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Desrio Putra, pria tersebut menyerahkan sekantong uang receh. Uang itu diniatkan sebagai bagian dari membantu perjuangan Prabowo-Sandiaga Uno.
Prabowo mulai berkaca-kaca. Ia lalu melepas kacamata dan menyeka air mata. "Kacamata saya ini tembus pandang, bisa melihat ketulusan hati orang," kata Prabowo.
Dalam kampanye itu, Prabowo juga berjanji tidak melakukan impor beras. Dia membandingkan petani Indonesia dengan petani Jepang.
"Kita berjuang keras agar tidak impor-impor lagi, petani kita bantu. Petani Jepang bisa kaya, masa petani kita miskin. Lihat laut Indonesia kaya, masa nelayan kita miskin," ucap Prabowo.
Saksikan juga video 'Tim Jokowi: 13 Provinsi Terpapar Hoax, 6 Rawan Hoax':
(abw/fdn)












































