Sejak Mei, Polda Sulsel Ungkap 24 Kasus Penyimpangan BBM
Senin, 26 Sep 2005 20:07 WIB
Makassar -
Penimbunan dan pengoplosan BBM terus terjadi di Makassar. Terbukti, sejak bulan Mei hingga kini, Polda Sulsel telah mengungkap sedikitnya 24 kasus penimbunan dan pengoplosan BBM.Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Saleh Saaf ketika melakukan konferensi pers di Mapolwiltabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Senin (26/09/2005).Dari 24 kasus pengoplosan dan penimbunan BBM, sebanyak 38 orang tersangka kini ditahan di Mapolda Sulsel. Sejumlah tersangka ini kini diperiksa intensif oleh Polda Sulsel, untuk mengetahui lebih lanjut tentang kejahatan yang mereka lakukan.Hingga kini, menurut Saleh Saaf, Polda Sulsel akan terus melakukan upaya pengawasan untuk membongkar sejumlah penyimpangan BBM. "Kami akan meningkatkan pengawasan dan pemantauan di sejumlah SPBU dan beberapa tempat yang berpotensi terjadinya penyelundupan, penimbunan dan pengoplosan BBM," ujar Saleh.Selain kasus penyelundupan BBM, Polda Sulsel juga telah menangkap 4 kasus penyelundupan BBM ke luar negeri. Dalam aksinya, 4 kasus penyelundupan BBM ini tidak hanya bergerak di perairan Makassar, tetapi juga di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Laut Arafuru.Dari 4 kasus ini, Polda Sulsel juga berhasil menyita barang bukti, antara lain: premium sebanyak 11.590 kilo liter, 1.529.040 liter solar, 2.490 liter minyak tanah dan 500 liter avtur.
(ism/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































