Flu Burung, Isak Tangis Iringi Pemakaman Karwati

Flu Burung, Isak Tangis Iringi Pemakaman Karwati

- detikNews
Senin, 26 Sep 2005 12:31 WIB
Jakarta - Seratusan pelayat menghadiri pemakaman Karwati (30), pasien yang meninggal karena positif flu burung. Isak tangis suami dan dua anaknya mengiringi kepergiannya.Jenazah Karwati dimakamkan di pemakaman keluarga Sempu Kramat, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, pukul 11.30 WIB, Senin (26/9/2005).Sebelum dimakamkan, jenazah Karwati dibawa ke rumah duka di Desa Sempu Gardu RT 04/02 nomor 109, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.Peti jenazah warna coklat dan dibalut kain batik itu sempat diletakkan tepat di teras rumah. Keluarga dan tetangga pun berdatangan memanjatkan doa.Jenazah Karwati dibawa dengan mobil pick up warna biru menuju lokasi pemakaman yang berjarak 4 kilometer dari rumah duka. Hujan air mata pun tumpah menyelimuti acara pemakaman.Suami Karwati, Nur Saban, tidak kuasa menahan haru. Sambil mendekap putra bungsunya, Mulyadi (4), Saban terus memandangi peti jenazah istri tercintanya yang mulai tertimbun tanah.Putri sulung Karwati, Mutia (11), terlihat menangis dalam pelukan bibinya. Demikian pula dengan orang tua Karwati, pasangan Nami (70) dan Kamin (70) turut menangisi kepergian anaknya."Karwati sempat mengalami panas dingin. Kemudian dibawa ke RS Medika yang berjarak 1 km dan baru rumah sakit merujuk ke RSPI Sulianti Saroso," kata salah seorang kerabat.Karwati dirawat RSPI Sulianti Saroso pada 22 September. Saat itu kondisi perempuan berusia 30 tahun itu sudah parah sehingga langsung masuk ke ruang ICU. Karwati dinyatakan positif flu burung pada 24 September. Karwati mengalami demam beberapa hari setelah 15 ayam peliharaannya mati mendadak. (aan/)



Berita Terkait