ADVERTISEMENT

Harimau yang Kena Jerat di Riau Diberi Nama Inung Rio

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 19:56 WIB
Foto: Harimau Sumatera terjerat kawat di Pelalawan, Riau. (Istimewa)
Pekanbaru - Harimau sumatera korban jeratan kawat di kawasan hutan di Riau diberi nama Inung Rio. Harimau ini sekarang sedang dirawat di pusat rehabilitasi.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menjelaskan, pemberian nama ini untuk identifikasi harimau yang ada di pusat rehalitasi harimau sumatera di Kabupaten Dharmasraya di Provinsi Sumbar. Sebelumnya ada 2 harimau juga yang telah diberi nama.

"Kita berinama Inung Rio. Karena sebelumnya dua harimau sumtera dari Riau juga ada di pusat rehabilitasi, yakni Bonita dan Atan Bintang," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada detikcom, Rabu (27/3/2019).

Menurut Haryono, nama Inung Rio ini diambil dari nama kecil Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDE) KLHK,Wiratno. Inung merupakan sapaan Wiratno semasa kecil dan Rio artinya Riau.



"Awalnya saya bincang-bincang dengan Pak Dirjen KSDE Wiratno. Saya minta izin agar harimau yang kita selamatkan dari jeratan diberi nama. Nah beliau setuju, kalau diberi nama kecilnya, yakni Inung. Sedangkan Rio diambil dari kata Riau," kata Haryono.

Haryono menyebutkan, saat ini ada tiga ekor harimau sumatera berada di pusat rehabilitasi. Pertama harimau Bonita jenis betina yang menyerang dua warga hingga tewas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Selanjutnya, harimau jantan diberi nama Atan Bintang yang kesasar masuk ke kawasan pasar di Kabupaten Inhil. Ketiga, harimau yang terjerat di Kabupaten Pelalawan yang kini diberi nama Inung Rio.

"Dari tiga harimau itu, dua berjenis kelamin jantan dan satu betina. Ini sengaja kita beri nama untuk identifikasi saja," kata Haryono.





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT