Satgas Antimafia Bola Periksa Lagi Eks Dirut PT LIB Senin 1 April

Farih Maulana - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 15:58 WIB
Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Satgas Antimafia Bola kembali memanggil eks Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan pada Senin, 1 April 2019. Berlinton akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan pengaturan skor atas tersangka eks anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat.

"Rencana tindak lanjut untuk satgas juga hari Senin besok akan memanggil Dirut PT LIB saudara Berlinton Siahaan. Akan dimintai keterangan terkait masalah match fixing tersangka H," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019).


Dedi menjelaskan, berkas tersangka Hidayat masih disempurnakan oleh penyidik. Hidayat saat ini masih sakit dan dirawat di RS Surabaya.

"Kemudian, untuk tersangka berkas perkara H ini juga masih dikebut untuk diselesaikan. Kenapa demikian? Karena saudara H mengalami sakit, jadi tidak melakukan penahanan karena yang bersangkutan dirawat di rumah sakit Surabaya," ujarnya.


Berlinton sebelumnya pernah diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pengaturan skor pada Rabu (20/2). Saat itu, dia diperiksa di kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim, gedung Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan terkait laporan terhadap eks anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat.

"Untuk Berlinton, kasusnya adalah dasar laporan polisi atas nama terlapor, saudara H, terkait menyangkut masalah pertandingan antara PSS Sleman sama Madura United. Itu sedang didalami. Itu pintu masuk untuk ke liga dua," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Hidayat sendiri kini telah ditetapkan polisi sebagai tersangka. Dia menjadi tersangka dugaan tindak pidana penyuapan terkait pertandingan PSS Sleman melawan Madura United.


Saksikan juga video 'Kondisinya Sehat, Joko Driyono Diperiksa Maraton':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/hri)