KPK Jemput Bola Gegara Baru 9 dari 144 Anggota DPRD DKI Setor LHKPN

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 11:53 WIB
Ilustrasi KPK (Dok. detikcom)
Jakarta - KPK mendatangi kantor DPRD DKI Jakarta untuk membantu para legislator melaporkan harta kekayaan. Upaya jemput bola itu dilakukan KPK karena tingkat kepatuhan LHKPN DPRD DKI masih rendah.

"Kedatangan KPK ke DPRD DKI ini merupakan salah satu bentuk upaya lebih aktif atau jemput bola untuk membantu para penyelenggara negara melaporkan kekayaannya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (27/3/2019).

Sebelum mendatangi DPRD, KPK telah menerima surat permohonan pendampingan dari DPRD. Surat itu ditandatangani ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi pada Senin (25/3) lalu.

"Di surat tersebut, ditulis permintaan agar KPK melakukan pendampingan pengisian LHKPN terhadap pimpinan dan anggota DPRD DKI. Hal ini berangkat dari rendahnya data pelaporan LHKPN di DPRD DKI tahun lalu, yaitu 0 persen," kata Febri.

Hingga hari ini, baru 9 dari 144 anggota DPRD DKI yang sudah melaporkan jumlah harta kekayaan. KPK meminta 105 anggota DPRD lainnya segera melapor.

"Sampai hari ini, tercatat 9 orang anggota DPRD DKI yang menyampaikan LHKPN nya secara online melalui e-LHKPN, atau tingkat kepatuhan 7,89 persen. Kami harap dalam klinik LHKPN dilakukan sampai sore ini, para wajib lapor di DPRD DKI dapat memanfaatkan dan meminta bantuan jika ada kendala pengisian," ucapnya.



Saksikan juga video 'Ditemani Sudirman Said, Sandiaga Lapor LHKPN ke KPK':

[Gambas:Video 20detik]

(abw/dhn)