"(Isu liar) Ma'ruf Amin sudah tua katanya mau diganti Ahok. Orang ganti itu ada mekanismenya, ada sistemnya. Apalagi Ahok sudah pernah dipenjara, tidak mungkin jadi wakil presiden. Akalnya ke mana ente? Kok belo'onnya nggak habis-habis," kata Ma'ruf, Selasa (26/3/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu dibilang sebentar lagi saya mati. Lah urusan mati itu bukan soal tua atau muda," kata Ma'ruf.
Malah Ma'ruf menjawab isu itu dengan kelakar. Seperti apa?
"Kalau saya mati duluan, ya, ganti wakilnya. Tapi kalau Pak Jokowi mati duluan, saya yang ganti jadi presiden kan, he-he-he...," canda Ma'ruf, yang disambut tepuk tangan.
Ma'ruf kemudian mengatakan soal tua-muda serta hidup-mati itu urusan Allah. Dia pun menyadari sudah tidak muda lagi.
"Ma'ruf Amin kan sudah tua. Siapa bilang saya muda? Nggak ada. Semua orang juga tahu, istrinya yang muda katanya, he-he-he...," kata Ma'ruf lagi dengan selipan candaan.
Namun, lebih dari itu, Ma'ruf berharap masyarakat semakin cerdas ketika mengetahui banyaknya kabar-kabar tidak jelas menjelang hari pencoblosan. "Jadi isu-isu ini fitnah. Oleh karena itu, kita insyaallah masyarakat tidak akan tertipu, terprovokasi," kata Ma'ruf.
Halaman 2 dari 2










































