DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 14:57 WIB

Anies Minta Tarif MRT Tak Pikirkan 17 April, Gerindra: Pernyataan Pro-rakyat!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Anies Minta Tarif MRT Tak Pikirkan 17 April, Gerindra: Pernyataan Pro-rakyat! Foto: Anies Baswedan (Arief/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta penetapan tarif MRT tidak hanya memikirkan pemilu yang digelar 17 April 2019. Partai Gerindra mendukung pernyataan Anies yang disebut pro-rakyat.

"Berarti kan Pak Anies ini kan membuat pernyataan yang rasional dan objektif dalam arti kata tarif itu harus rasional. Di satu sisi pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tarif murah tapi di satu sisi harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, khususnya APBD DKI yang mensubsidi biaya MRT itu," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (26/3/2019).


Andre memandang Pemprov DKI dengan DPRD DKI harus mencari solusi terbaik soal tarif MRT. Andre menyebut rakyat memang harus ditolong, tetapi anggaran pemerintah juga harus dipikirkan untuk jangka panjang.

"Harapan kita tentu harus win win solution, rakyat tertolong, masyarakat tertolong lalu Pemda DKI APBD-nya tidak jebol sehingga pemangunan tetap berkelanjutan, bukan hanya sebatas--yang disampaikan Mas Anies tadi--untuk pemilu. APBD jebol lalu pembangunan yang lain tidak bisa dilaksanakan," sebut Andre.

Andre menegaskan pernyataan Anies soal tarif MRT menandakan sang gubernur pro-rakyat. Anies, kata dia, hanya ingin membantu warganya menikmati MRT.

"Maksud saya pernyataan Pak Gubernur DKI sangat objektif sangat realistis tentu tetap pro rakyat. Pernyataan ini tetap mengedepankan kepentingan rakyat bahwa rakyat tetap dibantu, diberikan tarif murah tapi tetap menjaga jangan sampai APBD DKI jebol," ucap Andre.

[Gambas:Video 20detik]




Sebelumnya diberitakan, Anies mengaku akan bertemu dengan DPRD untuk membahas lagi soal tarif MRT Rp 8.500. Baginya, keputusan kemarin belum final. Anies berharap keputusan penetapan tarif MRT tidak dilatarbelakangi urusan Pemilu.

"Karena itu harga yang ditentukan hari ini akan menentukan harga puluhan tahun ke depan. Sekali ditetapkan maka dia akan menjadi rujukan untuk waktu yang sangat panjang. Karena itu jangan menentukan harga mikir 17 April (hari Pemilu 2019), jangan. Jangan menentukan harga mikir kepuasan hari ini," ujar Anies kepada wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, Selasa (26/3).


Simak Juga "DPRD Tetapkan Tarif MRT Rp 8.500 Per 10 Kilometer":

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed