DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 13:03 WIB

Yakin Tak Ganggu Kerja saat Jadi Jurkam, Mendagri: Paling 2 Jam Saja

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Yakin Tak Ganggu Kerja saat Jadi Jurkam, Mendagri: Paling 2 Jam Saja Foto: Matius Alfons-detikcom
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyiapkan menteri-menteri Kabinet Kerja untuk ikut menyukseskan kampanye terbuka sebagai juru kampanye (jurkam). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yakin keterlibatannya tidak akan menganggu kinerjanya dalam pemerintahan.

"Saya kira nggak (ganggu) kalau Sabtu-Minggu, paling hanya 2-3 jam saja," kata Tjahjo di Kantor Mahkamah Konstutusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).


Tjahjo menuturkan akan mengajukan cuti bila ditugaskan menjadi jurkam. Menurutnya, hal tersebut sudah diatur oleh KPU. "Dalam ketentuan UU, saya kira sah-sah saja tapi ikuti aturan yang sudah dibuat regulasinya oleh KPU," jelasnya.

Meski demikian, Tjahjo mengingatkan agar aparatur sipil negara (ASN) tidak terlibat dalam kampanye. Dia mengatakan ada sanksi tegas bagi ASN yang melanggar.

"Kami sudah mengimbau bahwa ASN harus profesional. Kami juga sudah tekan integritas bersama-sama dengan Menpan RB, KASN, TNI-Polri di depan ketua Bawaslu dengan harapan bahwa ASN itu netral tapi sanksinya sudah ada semua baik sudah diputuskan Bawaslu maupun oleh Menpan RB," paparnya.


Sebelumnya, TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyiapkan menteri-menteri Kabinet Kerja untuk ikut menyukseskan kampanye terbuka yang dimulai besok. Para menteri akan dijadikan juru kampanye nasional (jurkamnas).

"Kami juga siapkan jurkamnas dari ulama, pimpinan partai politik, dan para menteri yang mengambil cuti untuk membantu seluruh panggung politik Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin," kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, di Posko TKN, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3).

Hasto tak menyebutkan siapa saja ulama yang akan diikutsertakan sebagai jurkamnas. Namun soal menteri yang akan menjadi jurkamnas, Hasto menuturkan PDIP mengirimkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani; dari NasDem ada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya; dan dari PKB ada Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
(fdu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed