DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 11:17 WIB

Polisi-Lurah Operasi Yustisi Buru Pengeroyok Tukang Pecel Lele di Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Polisi-Lurah Operasi Yustisi Buru Pengeroyok Tukang Pecel Lele di Bekasi Foto: Gerobak Pecel Lele Milik Korban (Isal Mawardi-detikcom)
Bekasi - Polisi masih memburu pelaku pengeroyokan pedagang pecel lele di Pondok Gede, Bekasi. Untuk mencari pelaku itu, polisi menggandeng pihak kelurahan untuk menggelar operasi yustisi.

"Kita masih nyarilah. Kita sudah koordinasi dengan RT/RW terus ada Kamtibmas (digelar) operasi yustisi," ujar Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto, ketika dihubungi, Selasa (26/3/2019).

Teknisnya, polisi berkoordinasi dengan Kelurahan Jatimakmur dan RT/RW setempat. Ciri-ciri pelaku diberikan kepada aparat desa untuk dikenali agar bisa melaporkannya ke polisi bila mengetahui keberadaan pelaku.

"Kalau ada orang seperti itu (ciri-ciri pelaku) ya sudah kasih tahu," ujar Supriyanto.

Minimnya alat bukti jadi kendala polisi dalam menemukan pelaku. Sementara polisi juga tidak mendapatkan CCTV yang bisa menjadi petunjuk dalam melakukan pengejaran.



"Dia (korban) nggak kenal (pelaku), CCTV nggak ada. Kita lidiknya manual, nanyain ciri-ciri sesuai dengan itu (keterangan korban). Motor yang dipakai platnya bodong," ujar Supriyanto.

Adik korban, Salahudin, menjabarkan ciri-ciri kedua pelaku yang memukuli dirinya dan kakaknya, Achmad Junaidi. Seorang pelaku, kata Salahudin memiliki kulit berwarna kecokelatan dan berbadan tinggi. Pria tersebut mengenakan kaus berwarna hitam dan celana panjang dan logatnya ketimuran.

"(Ciri-ciri pelaku lainnya) kulit hitam, usia sekitar 45-an, pakai kemeja merah, celana panjang, badannya gempal dan logatnya ketimuran," kata adik Junaidi, Salahudin, kepada wartawan di kediamannya di Jatisampurna, Pondok Gede, Bekasi, Rabu (20/3/2019).


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed