Anggota DPR F-PAN Sukiman Tersangka Suap Buru-buru Usai Diperiksa KPK

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 25 Mar 2019 20:12 WIB
Anggota DPR Fraksi PAN Sukiman setelah diperiksa KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Anggota DPR Fraksi PAN Sukiman buru-buru pergi setelah diperiksa KPK sebagai tersangka suap. Dia tak banyak bicara saat ditanya soal pemeriksaannya hari ini.

"Saya sudah berikan keterangan semua kepada penyidik, supaya ini cepat selesai dan terang. Saya juga punya harapan ini cepat selesai," kata Sukiman saat keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).



Anggota DPR F-PAN Sukiman Tersangka Suap Buru-buru Usai Diperiksa KPKSukiman (Haris Fadhil/detikcom)


Dia tak menjawab dengan jelas saat ditanya soal dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Sukiman hanya mengatakan telah menjelaskan semuanya kepada penyidik KPK.

"Saya sudah jelaskan semua kepada penyidik. Mereka bekerja profesional saja. Saya yakin KPK bekerja profesional," ucapnya.

KPK sebelumnya menetapkan Sukiman sebagai tersangka dugaan suap pengurusan dana perimbangan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf). Dia diduga menerima duit Rp 2,65 miliar dan USD 22 ribu untuk memuluskan pengurusan dana perimbangan pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Pegaf.

Selain Sukiman, KPK menetapkan Plt Kadis PU Pegaf Natan Pasomba sebagai tersangka. KPK mengatakan Natan Pasomba diduga menyiapkan uang Rp 4,41 miliar, yang terdiri atas uang tunai sejumlah Rp 3,96 miliar dan valas USD 33.500.




Jumlah tersebut, menurut KPK, merupakan commitment fee sebesar 9 persen dari dana perimbangan yang dialokasikan untuk Pegunungan Arfak. Namun yang diduga diterima Sukiman, menurut KPK, berjumlah Rp 2,65 miliar.

Suap itu diduga diterima Sukiman antara Juli 2017 dan April 2018 dengan beberapa pihak sebagai perantara. Sukiman dan Natan kini dicegah bepergian ke luar negeri sejak 21 Januari 2019 hingga 6 bulan setelahnya. (haf/dhn)