Jokowi Sebut 4,5 Tahun Diserang Fitnah, Fadli Zon: Halusinasi

Jokowi Sebut 4,5 Tahun Diserang Fitnah, Fadli Zon: Halusinasi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 25 Mar 2019 18:24 WIB
Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo, Fadli Zon (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sambil pidato berapi-api di Yogyakarta, capres Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah 4,5 tahun diserang fitnah dan akan melawan fitnah tersebut. Klaim Jokowi dianggap anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo, Fadli Zon, sebagai halusinasi.

"Harusnya ditanya ke Pak Jokowi yang yang diserang hoax bagian mana, yang mau dilawan siapa. Jadi saya kira ini halusinasi kayaknya," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2019).


Menurut Fadli, justru yang diserang fitnah selama ini adalah Prabowo. Ia mempertanyakan mengapa Jokowi memberi pernyataan sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, yang saya tahu, yang diserang itu Pak Prabowo selama ini, yang difitnah itu Pak Prabowo, yang diintimidasi adalah pihak kami, yang dikriminalisasi adalah pihak kami. Kok jadi ke bolak-balik begitu?" tanya politikus Gerindra ini.


Pidato Jokowi mengenai serangan fitnah sebelumnya disampaikan di depan pendukungnya dalam acara deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia. Jokowi akan melawan fitnah yang menyerang dia itu.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun, difitnah-fitnah saya diam, dihujat saya diam, tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan! Ingat sekali lagi, akan saya lawan! bukan untuk diri saya, tapi ini untuk negara," kata Jokowi di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3).



Saksikan juga video 'Jokowi: Hoax Sudah Muncul dari Pintu ke Pintu':

[Gambas:Video 20detik]

(azr/dkp)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads