DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 16:52 WIB

Bawaslu Sebut Politik Uang Rawan Terjadi di Serang Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Bawaslu Sebut Politik Uang Rawan Terjadi di Serang Banten Komisioner Bawaslu Serang, Ari Setiawan (Foto: Bahtiar Rivai/detikcom)
Serang - Bawaslu Kabupaten Serang melakukan survei terkait TPS rawan saat Pilpres 17 April nanti. Hasilnya, politik uang masih berpotensi terjadi bahkan di TPS.

Komisioner Bawaslu Serang, Ari Setiawan, mengatakan gambaran survei diambil dari laporan peristiwa Pemilu di Kabupaten Serang pada Pilpres 2014, Pilbup 2015, dan Pilgub 2017. Ada lima temuan yang dikategorikan TPS rawan.
Kelimanya adalah kerawanan mengenai akurasi data pemilih dan pengguna hak pilih, ketersediaan logistik, politik uang, keterlibatan aparatur negara, dan ketaatan prosedur dalam penghitungan suara.

Dari lima temuan itu, politik uang masih mendominasi tingkat kerawanan di lapangan pada tiga kali pemilihan sebelumnya di Kabupaten Serang.
Ada 2.329 laporan/kasus politik uang atau sampai 42 persen. Kedua terbesar adalah ketaatan prosedur penghitungan suara 1.218 laporan/kasus atau 22 persen, ketiga laporan/kasus akurasi data pemilih 1.169 kasus atau 21 persen, laporan ketersediaan logistik 446 kasus atau 8 persen, dan terakhir keterlibatan aparatur negara dengan 351 kasus atau 6 persen.

"Artinya, dari Pilkada bupati, Pilpres 2014, dan Pilgub 2017 laporan mengenai politik uang mendominasi dan jadi kerawanan di TPS," kata Ari di Kantor Bawaslu Serang, Banten, Senin (25/3/2019).
Politik uang atau pemberian materi ini katanya terjadi di 10 kecamatan. Paling banyak terjadi di Kecamatan Padarincang dengan 300 laporan, Tunjungteja 222 laporan, dan Pabuaran 133 laporan. Kemudian disusul Kecamatan Kragilan, Tirtayasa, Kramatwatu, Cinangka, Ciruas, Jawilan, dan Pontang.

Atas temuan ini, Bawaslu Serang akan menyusun strategi dan pengawasan partisipatif dengan TPS-TPS yang masuk kategori rawan. Hasil penghitungan survei ini juga akan diberikan pada stakehoder terkait Pemilu.
(bri/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed