DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 16:34 WIB

MA Kirim Ridho Rhoma ke Penjara, Pengacara akan Ajukan PK

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
MA Kirim Ridho Rhoma ke Penjara, Pengacara akan Ajukan PK Ridho Rhoma (Foto: Noel/detikHOT)
Jakarta - Pengacara Ridho Rhoma, Achmad Kholidin, memastikan akan mengajukan upaya hukum luar biasa, yaitu peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). PK akan diajukan setelah tim pengacara menerima salinan putusan kasasi.

"Kemudian, kami hanya menunggu putusan itu sampai, kalau ditanyakan apakah ada upaya hukum, pasti ada upaya hukum luar biasa, yang pasti akan kami ajukan yaitu PK," kata Kholidin saat dihubungi, Senin (25/3/2019).


Dalam putusan kasasi, MA mengirim Ridho ke penjara dengan memperberat hukuman menjadi 1,5 tahun penjara. Kholidin meminta penundaan eksekusi Ridho ke penjara.

"PK kemudian kami berupaya sedemikian rupa untuk ditunda terlebih dahulu," ujarnya.


Kholidin belum bisa berkomentar banyak terkait putusan kasasi MA. Pasalnya, dia belum menerima salinan putusan kasasi tersebut.

"Kalau sisi hukum dari pihak pengacara sampai saat ini belum menerima putusan kasasi sehingga kami tidak bisa mengomentari terhadap putusan kasasi yang sudah diuraikan, diutarakan oleh humas MA," imbuh dia.


Sebelumnya diberitakan, lewat putusan kasasi Nomor 570 K/PID.SUS/2019, MA memperberat hukuman Ridho Rhoma menjadi 1,5 tahun penjara. Sebelumnya, ia hanya dihukum rehabilitasi 10 bulan.

Sebagaimana diketahui, Ridho Rhoma ditangkap pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat pada 25 Maret 2017. Saat ditangkap, Ridho kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,7 gram.


Video: Hukuman Diperberat, Ridho Rhoma Harus Kembali ke Penjara

[Gambas:Video 20detik]


Pada 19 September 2017, PN Jakbar menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 10 bulan. PN Jakbar juga menetapkan terdakwa menjalankan rehab medis dan sosial di RSKO Cibubur selama 6 bulan 10 hari. Tidak lama setelah itu, Ridho bisa menghirup udara bebas dan kembali manggung lagi.

Vonis itu tidak diterima jaksa dan mengajukan permohonan banding, tapi kandas. Kasasi pun dikirimkan. Gayung bersambut dan MA memperberat hukuman Ridho.
(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed