detikNews
Senin 25 Maret 2019, 14:50 WIB

WN Aljazair Ditangkap Polisi Gegara Curi Kamera Milik Turis Jerman di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
WN Aljazair Ditangkap Polisi Gegara Curi Kamera Milik Turis Jerman di Bali (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Badung - Warga Negara Aljazair, Muhamed Kherici (35) ditangkap polisi karena mencuri kamera DSLR milik sesama turis. Kherici nekat mengambil kamera itu untuk dimiliki.

Peristiwa pencurian itu terjadi Selasa (19/3) pukul 17.30 Wita di Hostel The Kubu, Jl Popis, Kuta, Badung. Kherici merupakan sesama turis yang kebetulan menyewa satu kamar yang sama.

"Korban adalah dua warga negara asing Vicente Cubillos dari Chille, dan Friedrich Bernhard dari Jerman. Mereka menginap di The Kubu Hostel, satu kamar 4 penghuni dengan masing-masing kunci akses dibagi keempat orang tersebut," kata Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah di Mapolsek Kuta, Badung, Bali, Senin (25/3/2019).


Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


Ricki mengatakan pelaku dan korban tidak saling mengenal. Saat korban hendak berkemas keluar hotel mendapati kamera DSLR Canon 6D dan EOS 550D beserta lensanya hilang.

"Setelah kedua warga negara Jerman keluar hotel sekembalinya dari hotel melihat kamar sudah berantakan dan tas yang berisi kamera tidak ada ditempat alias raib bersama sejumlah uang, lalu melapor ke Polsek Kuta," terangnya.



Atas perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian total senilai Rp 61,7 juta. Saat diperiksa, Kherici yang telah berada di Bali selama 6 bulan itu mengakui perbuatannya.

"Dari ciri-ciri CCTV an Muhamad dari Algeria telah mengakui mengambil barang milik korban dan menyembunyikannya di bawah kolong kamar tersebut. Kemudian tersangka bersama barang bukti diamankan ke Mapolsek Kuta," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan tersangka sudah setengah tahun tinggal di Bali. Motif pencurian didasari karena ingin memiliki barang tersebut.

"Tersangka sudah enam bulan di Bali, tidak ada pekerjaan. Dia sengaja ingin menguasai barang tersebut," ujar Ricki.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.



(ams/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed