detikNews
Sabtu 23 Maret 2019, 11:45 WIB

Mendagri: ASN-TNI-Polri Komitmen Netral, Bawaslu Jadi Wasit yang Adil

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Mendagri: ASN-TNI-Polri Komitmen Netral, Bawaslu Jadi Wasit yang Adil Mendagri Tjahjo Kumolo (Rolando/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan akan bersepakat mendukung Bawaslu menjalankan tugas menjaga keadilan dalam Pemilu 2019. Tjahjo menegaskan aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri bertekad untuk netral.

"ASN, TNI, Polri sudah bertekad untuk netral. Dan kami menyerahkan semuanya kepada Bawaslu sebagai wasit yang adil dan demokratis sesuai aturan perundang-undangan yang ada," ujar Tjahjo di gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019).

Hal tersebut disampaikan Tjahjo setelah menghadiri acara deklarasi Komitmen Bersama Menjelang Kampanye Rapat Umum dan Iklan Kampanye Pemilu. Ia meyakini para peserta pemilu akan berkomitmen melaksanakan pemilu yang demokratis dan taat aturan.




"Yang terakhir, kami menginginkan kepada Bawaslu harus commit untuk melarang yang namanya racun demokrasi, termasuk virus-virus demokrasi, yaitu politik uang, kampanye yang berujar kebencian, kampanye yang bersifat SARA dan hoaks, fitnah. Itu racun demokrasi yang saya kira semua sepakat untuk kita lawan dan kita hindari," ucapnya.

Selain Tjahjo, turut hadir pula Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Mardani Ali Sera. Erick juga menyatakan komitmen pihaknya untuk lebih mengkampanyekan visi-misi dan program.

"Ya, alhamdulillah, saya rasa bagus ini bagaimana kita bersepakat untuk lebih menjual visi dan misi dan program kerja. Itu yang terbaik untuk masyarakat. Dan saya rasa, mewakili TKN, dan saya yakin BPN visinya sama untuk saat ini," tutur Erick.




Senada dengan Erick, Mardani mengaku gembira atas adanya deklarasi komitmen bersama dari Bawaslu ini. Ia menyebut berkomitmen melaksanakan pemilu yang berkualitas.

"Kami sepakat ingin mencintai bangsa ini dengan pemilu yang berkualitas dan integritas. Insyaallah 24 Maret sampai 13 April nanti kita menyaksikan kontestasi karya dan gagasan yang baik," ungkap Mardani.

Dalam acara tersebut, turut dibacakan deklarasi Komitmen Bersama dalam Kampanye Rapat Umum dan Iklan Kampanye Pemilu 2019. Deklarasi dibacakan Ketua Bawaslu Abhan dan diikuti Tjahjo, Erick, Mardani, perwakilan TNI/Polri, serta perwakilan partai politik yang hadir.

Berikut ini petikan deklarasi Komitmen Bersama dalam Kampanye Rapat Umum dan Iklan Kampanye Pemilu 2019:

Pemilihan Umum 2019 akan memasuki tahapan kampanye dengan metode rapat umum dan iklan kampanye. Kami partai politik dan pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilu 2019 berkomitmen untuk mewujudkan proses pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Untuk menjaga kejujuran, merawat persatuan dan kesatuan bangsa Republik Indonesia serta tegaknya pemilu yang berintegritas, maka kami peserta pemilu menyatakan:

1. Menjamin proses kampanye rapat umum dan iklan kampanye sebagai sarana pendidikan politik masyarakat yang dilakukan secara bertanggung jawab dalam meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi misi program dan/atau citra diri peserta pemilu.

2. Tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian, dan menyebarkan berita bohong atau hoax dalam berkampanye karena mengurangi kualitas dan integritas pelaksanaan kampanye dalam rapat umum.

3. Tidak melakukan politik uang.

4. Tidak melakukan penghinaan terhadap seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu lain serta penghasutan dan adu domba dalam kegiatan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

5. Tidak menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan dalam melaksanakan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

6. Tidak melibatkan aparatur sipil negara, TNI/Polri, dan anak-anak, serta penduduk yang tidak memiliki hak pilih dalam melaksanakan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

7. Mendukung Badan Pengawas Pemilihan Umum melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan yang melanggar terhadap tahapan kampanye dalam rapat umum dan iklan media massa secara adil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



Tonton juga video TKN dan BPN Sepakat Ciptakan Pemilu yang Berkualitas:

[Gambas:Video 20detik]


(azr/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com