DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 22:15 WIB

KPU Bolehkan Jokowi dan Prabowo Bawa Gadget di Debat Keempat

Yulida Medistiara - detikNews
KPU Bolehkan Jokowi dan Prabowo Bawa Gadget di Debat Keempat Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPU mempersilakan apabila capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto membawa gadget saat berlaga di debat keempat atau debat capres. Sebab, hal itu tidak dilarang apabila digunakan sebagai fungsi sebagai alat bantu catatan.

"Kan sejak awal saya sampaikan tidak dilarang. Artinya, kalau kita mewajibkan membawa kan juga nggak betul, tidak melarang," kata komisioner KPU Wahyu Setiawan di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).


Wahyu mengatakan paslon diperbolehkan membawa catatan. Hal itu bisa jadi alat bantu agar tidak salah dalam memaparkan data. Namun dia mengingatkan agar gadget yang dibawa tidak disalahgunakan.

"Iya (daripada salah). Ini kan juga bukan ajang cerdas cermat. Ini kan forum kandidat mengkomunikasikan ide, gagasan, pemikiran untuk masyarakat pemilih. Jadi nanti publik yang akan menilai bagaimana kandidat sampaikan gagasan-gagasan itu untuk membangun Indonesia 5 tahun mendatang," kata Wahyu.

"Jadi kemudian jangan direduksi dengan sontekan. Bukan seperti itu. KPU memang tidak melarang kandidat membawa catatan, alat bantu yang menyimpan dokumen, catatan, dan lain-lain, silakan. Silakan masyarakat boleh menilai," imbuhnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno menjawab tuduhan netizen yang menduga dirinya menyontek saat debat cawapres yang digelar, Kamis (17/3). Sandiaga berdalih, saat melihat gadget itu, dirinya sedang melihat berita viral di media.


"Ha-ha-ha... zaman now sekarang gadget bersama kita setiap hari. Waktu lagi debat, itu saya sedang lihat berita hits dan viral. Bukan nyontek," ujar Sandi kepada detikcom setelah menggelar pertemuan dengan Komando Oelama Pendukung Prabowo-Sandi (Kopassandi) di hall Graha Bakti Sport, Genteng, Selasa (19/3).

"Ada feeding dari social media. Pada saat debat itu memang saya bawa gadget dan itu diperbolehkan oleh KPU," tambah Sandi.
(yld/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed