DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 18:28 WIB

Perampok Dana BOS RP 111 Juta Modus Gembos Ban Berjumlah 2 Orang

Isal Mawardi - detikNews
Perampok Dana BOS RP 111 Juta Modus Gembos Ban Berjumlah 2 Orang Foto: Edi Wahyono
Bekasi - Polisi masih menyelidiki perampokan uang dana bantuan operasional sekolah (BOS) Rp 111 juta oleh kawanan modus gembos ban. Pelaku diduga berjumlah dua orang.

"Dua orang. Informasi yang didapat (pelaku) dua orang, tapi tidak ada yang melihat secara persis. Bahkan korbannya tidak melihat," ujar Kapolsek Bekasi Utara Kompol Dedi Nurhadi, ketika dikonfirmasi, Kamis (21/3/2019).

Polisi kesulitan mengembangkan kasus karena minimnya saksi. Di sekitar lokasi juga tidak ada CCTV yang merekam ciri-ciri pelaku.

"Saksi di lapangan sangat minim, karena cuma 1 orang yang melihat itu ojek online. Sampai sekarang kita belum dapat ojek online tersebut siapa," ujar Dedi.



Polisi baru memeriksa 2 orang saksi, yakni tukang tambal ban dan rekan korban, Erna. Polisi menduga modus pelaku pencurian yakni dengan metode penggembosan ban mobil.

"Sementara di bannya (mobil) memang ada paku, tapi apakah itu modusnya, kita belum sampai kesana. Karena 'kan paku di jalan siapapun bisa kena. Tapi ini belum bisa mengarah bahwa ini modus pelaku. Karena ini modus penyelidikan lebih lanjut," ujar Dedi.

Dana BOS di tas di dalam mobil Kepsek SDN Harapan Baru 3 Bekasi Rita Yulia, dicuri. Saat itu, Rita menepi ke tukang tambal ban di Jalan Muchtar Tabrani, Marga Mulya, Bekasi Utara, Senin (18/3) karena ban mobilnya gembos.

Rita turun dari mobil untuk mengecek ban mobilnya. Tak lama, seorang tukang ojek online berteriak dari kejauhan memberitahunya tas di dalam mobil dicuri.

Pencurian berlangsung tak kurang dari 1 menit. Selain dana BOS berjumlah Rp 111 juta, Rita juga kehilangan duit pribadi sebesar Rp 2 juta, KTP, SIM, STNK, dan kartu ATM.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed