Ada Transaksi Sabu di Tempat Karaoke di Jaksel, Ini Kata Wali Kota

Farih Maulana - detikNews
Kamis, 21 Mar 2019 18:16 WIB
Wali Kota Jaksel Marullah (Yuni Ayu/detikcom)
Jakarta - Polisi menangkap pria bernama Michael Reza alias Mike karena melakukan transaksi narkoba di sebuah tempat karaoke di mal di Lebakbulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Bagaimana tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah terkait adanya kasus itu?

"Ya saya kira baguslah (ditangkap). Yang kaya gitu kan pelanggaran, harus ada (penindakan), sabu, apalagi saya kira harus ditegakkan hukum dan aturan. Saya kira begitu," jelas Marullah saat dihubungi wartawan, Kamis (21/3/2019).

Saat ditanya apakah pihaknya akan memberikan sanksi terhadap tempat hiburan itu, Marullah mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Marullah menyebut penutupan tempat hiburan ada mekanismenya sendiri.

"Ada aturannya semuanya, ada mekanismenya, ada peringatan kemudian ada--apakah tempat-tempat yang mentransaksikan atau oknumnya--itu ada penilaian dari sudut pandang itu. Kalau memang tempatnya menyediakan, ya ditutup dong," jelasnya.



Marullah menegaskan pihaknya tidak berkompromi dengan orang-orang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Pihaknya akan memberikan peringatan kepada para pengusaha tempat hiburan agar tidak menyediakan narkotika.

"Tentu begitu, tentu begitu. Nanti pada saat informasi, kita akan berikan peringatan," ucapnya.

Lebih lanjut Marullah menyampaikan pihaknya rutin melaksanakan pengawasan terhadap tempat hiburan malam.

"Intensif ada pengawasan teman-teman di sektor pariwisata dan kebudayaan, Satpol PP itu intensif berikan pengawasan kepada tempat-tempat hiburan seperti ini," tandasnya.

Mike ditangkap Unit Reskrim Polsek Cilandak di sebuah tempat karaoke di mal di kawasan Lebakbulus, Cilandak, Jaksel, pada 11 Maret 2019. Dari tangan Mike, polisi menyita 4,26 gram sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok.

"TKP di Karaoke Inul Point Square, Lebakbulus, Cilandak, Jaksel," kata Kanit Reskrim Polsek Cilandak Iptu Sofyan Suri dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).

(mei/mea)