DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 17:27 WIB

KNKT Benarkan Ada Pilot Lain di Penerbangan Lion Air PK-LQP Sebelum Jatuh

Lisye Sri Rahayu - detikNews
KNKT Benarkan Ada Pilot Lain di Penerbangan Lion Air PK-LQP Sebelum Jatuh Lion Air PK-LQP (Foto: Paul Christian Gordon/Lion Air)
Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membenarkan ada pilot lain yang berada di kokpit Lion Air PK-LQP saat terbang dengan nomor penerbangan JT 043 rute Denpasar-Jakarta, sehari sebelum pesawat itu jatuh di penerbangan berikutnya. Pilot itu sudah diwawancara KNKT.

"Pada penerbangan JT 043 dari Denpasar ke Jakarta yang mengalami gangguan setelah digantinya angle of attack censor, KNKT menyampaikan bahwa benar ada pilot lain yang berada di kokpit pada penerbangan itu," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam jumpa pers di kantor KNKT, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).



Pilot tersebut telah diwawancara KNKT. Namun, sesuai dengan aturan, isi wawancara itu tidak dapat dipublikasikan. Informasi yang bisa disampaikan KNKT adalah pilot itu memiliki kualifikasi untuk menerbangkan pesawat tipe Boeing 737 MAX 8.

"Pilot ini adalah pilot yang telah selesai menjalankan tugas terbang dan akan kembali ke Jakarta. Pilot ini memiliki kualifikasi sebagai pilot 8737-8 (MAX)," jelasnya.

Seperti diketahui, dari pemberitaan-pemberitaan sebelumnya, pesawat Lion Air PK-LQP jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018 saat terbang dengan rute JT 610 Jakarta-Pangkalpinang. Seperti diketahui, sehari sebelumnya, yaitu pada 28 Oktober 2018, pesawat itu terbang dengan rute Denpasar-Jakarta dengan nomor penerbangan JT 043. Sempat ada masalah dalam penerbangan itu hingga pilot mendeklarasikan 'pan-pan' ke petugas pemandu lalu lintas penerbangan. Meski demikian, pilot tidak return to base (kembali ke bandara Denpasar), melainkan melanjutkan penerbangan ke Jakarta.



Meski membenarkan soal keberadaan pilot lain di penerbangan JT 043, KNKT menepis informasi soal isi rekaman CVR tentang penerbangan tersebut. Soerjanto mengatakan rekaman percakapan di Lion Air PK-LQP JT 043 sudah terhapus.

"Penerbangan JT 043 sudah terhapus (overwritten) sehingga sudah tidak ada di CVR," tegasnya.

Berawal dari Laporan Eksklusif Reuters

Informasi soal isi rekaman CVR sebelumnya diungkap Reuters dalam laporan eksklusifnya pada Rabu (20/3). Informasi itu didasari keterangan tiga sumber yang mengetahui isi CVR. Reuters sendiri tidak memiliki rekaman ataupun transkrip dari isi CVR.

Dua dari tiga sumber itu menyebut ada pilot lain di penerbangan Lion Air PK-LQP Denpasar-Jakarta. Pilot lain itu disebut berasal dari Batik Air, yang masih satu grup dengan Lion Air.

Dia disebut berada dalam kokpit dan membantu menyelesaikan masalah flight control yang muncul ketika penerbangan. Keberadaan pilot lain ini pertama kali diungkap oleh Bloomberg.
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed