DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 17:02 WIB

Sstt... PPATK Ternyata Sempat Bisiki KPK Sebelum OTT Romahurmuziy

Yulida Medistiara - detikNews
Sstt... PPATK Ternyata Sempat Bisiki KPK Sebelum OTT Romahurmuziy Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy ketika ditahan KPK. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Sebelum KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy, rupanya ada 'bocoran' dari PPATK. 'Bocoran' itu mengenai politikus yang diduga memiliki aliran dana mencurigakan.

"Sebenarnya itu penyerahan terhadap PEP (Politically Exposed Person). Itu kami terus kami berikan kepada para penegak hukum untuk memberikan deterrent effect bahwa para pejabat yang punya pengaruh dalam putusan publik itu agar berhati-hati ya," kata Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Badar--panggilan karib Ketua PPATK itu--menyebut penyerahan informasi itu memang tugas PPATK. Terkait dengan apakah informasi itu digunakan KPK, Badar mengaku sepenuhnya keputusan berada di tangan KPK.

"Sebetulnya ada kami memberikan informasi, tapi tidak ada kaitannya dengan mau di-OTT atau tidak," kata Badar.




"Jadi setiap kali ada transaksi mencurigakan, siapa pun juga, itu transaksi keuangan tunai atau yang lain, kami serahkan kepada hasil analisanya kepada penegak hukum. Apakah kemudian di-OTT atau dipanggil dan seterusnya itu kewenangan ada di KPK," imbuh Kiagus.

KPK sebelumnya menetapkan Rommy sebagai tersangka karena diduga menerima duit Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin. Rinciannya, Rp 50 juta dari Muafaq dan Rp 250 juta dari Haris.

Duit itu diduga ditujukan agar Rommy membantu proses seleksi kedua orang tersebut. Namun KPK menduga Rommy bekerja sama dengan aktor internal dari Kemenag, mengingat posisi Rommy adalah anggota Komisi XI DPR, yang tidak punya kewenangan dalam pengisian jabatan di Kemenag.



Simak juga video Suharso Minta Kader PPP Tak Ungkit Kasus Rommy:

[Gambas:Video 20detik]


(yld/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed