DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 15:17 WIB

Kasus Setnov, Hukuman Fredrich Yunadi Ditambah 6 Bulan Penjara

Andi Saputra - detikNews
Kasus Setnov, Hukuman Fredrich Yunadi Ditambah 6 Bulan Penjara Fredrich (agung/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman Fredrich Yunadi dari 7 tahun menjadi 7,5 tahun penjara. Hukuman itu masih jauh di bawah tuntutan jaksa KPK, yaitu 12 tahun penjara.

"Kabul," demikian lansir website MA, Kamis (21/3/2019).

Duduk sebagai ketua majelis, hakim agung Salman Luthan, dengan anggota hakim agung Prof Dr Krisna Harahap dan hakim agung Syamsul Rakan Chaniago. Selain itu, Fredrich dipidana denda Rp 500 juta subsider 8 bulan kurungan.

Majelis berkeyakinan Fredrich dengan sengaja berusaha mencegah, merintangi, dan menggagalkan penyidikan yang sedang dilaksanakan KPK terhadap Setya Novanto.


Majelis berkeyakinan pengacara mantan Ketua DPR itu terbukti dengan sengaja melakukan perbuatan merekayasa kecelakaan kendaraan yang ditumpangi Setya Novanto dengan maksud (opzet als oogmerk) agar kliennya luput dari pemeriksaan dan penahanan KPK.


Selama persidangan di PN Jakpus, Fredrich kerap ditegur Saifuddin lantaran ucapan atau sikapnya dinilai tidak pantas ditunjukkan di dalam ruang sidang. Dari argumennya tentang 'luka benjolan segede bakpao di dahi Novanto' hingga sering menyebut saksi dengan panggilan 'situ' .


Bacakan Pleidoi, Bimanesh: Fredrich Otak Perekayasa!
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed