Dengarkan Tuntutan, Idrus Marham Catat Ucapan Jaksa

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 21 Mar 2019 10:39 WIB
Idrus Marham tampak menulis di catatan saat mendengarkan tuntutan yang dibacakan jaksa KPK. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menyimak berkas tuntutan yang dibacakan jaksa KPK atas perkara yang menjeratnya. Sesekali, Idrus mencatat apa yang diucapkan jaksa.

Dari pantauan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/3/2019), Idrus yang duduk di kursi pesakitan terlihat membawa buku catatan dan pulpen. Sekilas kemudian, Idrus terlihat mengarahkan pandangan ke jaksa lagi, lalu menuliskan sesuatu di buku catatan itu.


Salah satu yang terlihat dari Idrus ketika mencatat, yaitu ketika jaksa menjabarkan tentang penerimaan uang pada mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. Jaksa menyebutkan uang yang diterima digunakan untuk kepentingan Munaslub Partai Golkar.

"Ada penerimaan Rp 2,25 miliar kepada terdakwa melalui Tahta Maharaya yang diakui Eni Maulani Saragih dari Johanes B Kotjo," kata jaksa yang kemudian tampak dicatat oleh Idrus dalam persidangan.

Idrus terlihat sempat tertawa, kemudian mencatatkannya ke dalam buku catatan. Saat ini persidangan masih berlangsung dengan agenda pembacaan tuntutan untuk Idrus.


Dalam perkara ini, Idrus sebelumnya didakwa menerima suap Rp 2,25 miliar dari pengusaha Johanes B Kotjo. Duit itu, disebut jaksa, diterima Idrus untuk bersama-sama Eni Saragih demi membantu Kotjo mendapatkan proyek di PLN.

Mantan Sekjen Golkar itu disebut ingin menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Idrus pun disebut jaksa mengarahkan pemberian suap dari untuk kepentingan Munaslub Partai Golkar. Ketika itu, Novanto terjerat perkara korupsi proyek e-KTP, sehingga posisi Ketua Umum Partai Golkar pun goyang. (fai/dhn)