DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 18:07 WIB

JK soal Program Cegah Stunting Sandi: Pencegahan Sebelum Bayi Lahir

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
JK soal Program Cegah Stunting Sandi: Pencegahan Sebelum Bayi Lahir Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) (Noval/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti program 'revolusi putih' cawapres Sandiaga Uno untuk mencegah gizi buruk pada anak alias stunting. Sebagai pihak yang banyak mengawal program pemerintah dalam memberantas stunting, JK mengatakan stunting harus dicegah sejak bayi belum lahir.

"Iya memang pencegahan stunting itu dimulai pada saat sebelum melahirkan malah, supaya ibunya diberi asupan untuk sehat, sehingga bayinya lahir sehat," kata JK di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).


Dijelaskan JK, selain di masa kandungan, waktu terpenting untuk mencegah stunting adalah 3 tahun sejak bayi lahir atau kurang-lebih 1.000 hari. Di masa itu, bayi harus diberi asupan gizi yang cukup.

"Pertama, itu harus betul-betul dirawat dan diberi asupan yang cukup, apakah ASI atau pengganti ASI yang sesuai dengan makanan yang bergizi. Tapi juga setelahnya harus, karena pertumbuhan anak itu bukan hanya 1.000 hari," jelasnya.


"Jadi di balita sampai anak-anak juga harus mendapat gizi yang baik, karena itu juga ada hubungannya dengan kecerdasan, ada hubungannya dengan masa depan anak itu," imbuhnya.

JK beberapa waktu selalu mengingatkan bahwa diperlukan semua pihak, termasuk tokoh agama, untuk mencegah stunting. Saat memberi sambutan dalam acara 'Bersama Cegah Stunting' Stunting Summit 2018 di Hotel Borobudur pada Juli 2018, JK bahkan mengaku akan meminta Ustaz Abdul Somad ikut mengampanyekan pencegahan stunting.


"Ini penting semuanya untuk kita libatkan tokoh agama dalam sosialisasi pencegahan stunting ini. Nanti saya akan bilang kepada Ustaz Somad untuk ikut membicarakan soal stunting ini," ujar JK dalam sambutannya saat itu.

JK pun mengatakan stunting di Indonesia berada dalam sebuah 'lingkaran setan'. Gizi yang tidak sesuai untuk balita akan menyebabkan stunting. Stunting kemudian akan menyebabkan menurunnya kecerdasan dan penurunan kecerdasan akan menyebabkan kemiskinan.

"Kita harus membuat terobosan di mana saja lingkaran ini. Kita harus bisa membuat, pemerintah harus menjawab bagaimana keluar dari lingkaran tersebut," ucap JK.


Sebelumnya, saat debat cawapres pada Minggu (17/3), Sandiaga berbicara tentang pencegahan dan penurunan angka stunting dengan mengungkit programnya ketika menjadi Wagub DKI Jakarta.

"Kami yakin gizi anak akan lebih baik kalau kita beri program antara sistem pendidikan di mana TK dan SD menyiapkan susu dan kacang hijau seperti di Jakarta yang kami jalankan sehingga stunting bisa kita turunkan semakin cepat untuk masa depan Indonesia menang," kata Sandiaga.
(nvl/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed