Polisi: Kelompok Terpisah, Ali Kalora Tinggal Berempat

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 19 Mar 2019 16:27 WIB
Sosok Ali Kalora yang diburu polisi. (Dok. Istimewa)
Jakarta - Polisi mengatakan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora saat ini terpisah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, yang di dalamnya ada Ali Kalora, tinggal 4 orang.

"Ali Kalora berempat bersama dengan 3 temannya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).


Dedi menuturkan, berdasarkan analisis Satgas Tinombala, jumlah anggota kelompok Ali Kalora 10 orang, termasuk Ali. Namun saat ini mereka terpisah menjadi dua kelompok, yang masing-masing beranggotakan 6 dan 4 orang.

"Ali Kalora bawa satu laras panjang. Sisanya yang dua dibawa kelompok si G alias Anas dan G alias Muklas. Masyarakat setempat cukup hafal dengan kelompok Ali Kalora yang lama," ujar Dedi.

Dedi menuturkan kedua kelompok MIT itu saat ini kesulitan berkomunikasi dan terpisah jauh. "Mereka sudah tidak bisa kontak lagi karena mungkin terpisah agak jauh, komunikasinya terbatas," ujarnya.


Sebelumnya diberitakan, kekuatan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora terpecah. Enam anggotanya dikabarkan berkeliling ke desa-desa di wilayah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tenggara (Sulteng), untuk memalak warga agar kebutuhan sehari-hari mereka terpenuhi.

"Mereka mengaku (kepada warga) terpisah dengan kelompok mereka. Mereka cuma punya dua HP Android. Pada 18 Maret 2019, dari satgas sudah menemukan atau mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pecahan kelompok Ali Kalora. Masyarakat menginformasikan mereka mendapati 1 kelompok ini 6 orang," kata Dedi.

Dari informasi warga, identitas tiga anggota dari kelompok itu dikenali warga. Sedangkan identitas tiga anggota lainnya tak diketahui.

Dedi menjelaskan warga desa di Parimo mengaku dipaksa memenuhi kebutuhan perbekalan enam anggota Ali Kalora tersebut, dari makanan hingga sandang. (aud/idh)