detikNews
Senin 18 Maret 2019, 17:24 WIB

Konsepindo: Ma'ruf Posisikan sebagai Wakil, Sandiaga Tampak Ingin Menonjol

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Konsepindo: Maruf Posisikan sebagai Wakil, Sandiaga Tampak Ingin Menonjol Ma'ruf Amin (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Arifuzzaman menilai debat pada Minggu (17/3/2019) malam menunjukkan Ma'ruf Amin lebih bisa menempatkan diri sebagai wakil presiden dibanding Sandiaga Uno. Ma'ruf dinilai tidak berusaha menonjolkan diri dan piawai mengatur kata.

"Kiai Ma'ruf berhasil memposisikan diri sebagai wakil yang sesungguhnya. Menjalankan tugas seperti yang dimanahkan capres kepadanya dan tidak menonjolkan diri sebagai figur yang bisa segalanya, sehingga pada penafsiran tertentu bisa berbahaya dan menjadi ancaman bagi presidennya. Belajar dari pengalaman dimana wakil presiden berbeda pendapat dengan presiden akan membahayakan stabilitas negara," ujar Veri dalam keterangannya, Senin (18/3/2019).


Hal berbeda ditunjukkan Sandiaga. Veri mengatakan Sandiaga dinilai tampak ingin unjuk kemampuan dan menonjolkan dirinya di panggung debat semalam.

"Pada Pak Sandi ini agak berbeda, mungkin karena jiwa mudanya, ia jadi tampak ingin menonjol, padahal posisi wakil dalam sistem presidensial adalah membantu presiden. Walaupun judul kegiatannya disebut debat cawapres, seharusnya para calon wakil itu tetap menempatkan diri dalam posisi sebagai wakil dari capres masing-masing, baik dalam menyampaikan program kerja maupun dalam memposisikan diri mengambil kebijakan," tuturnya.

"Wakil presiden tidak bisa berbuat apa pun tanpa perintah atau penugasan dari presiden," imbuh Veri.

Konsepindo: Ma'ruf Posisikan Sebagai Wakil, Sandiaga Tampak Ingin MenonjolSandiaga Uno (Grandyos Zafna/detikcom)


Kendati demikian, di luar itu, debat semalam menunjukkan bahwa Ma'ruf dan Sandiaga sama-sama kapabel menjadi cawapres. Di panggung debat, Ma'ruf terlihat berpengalaman, sementara Sandiaga tampak semangat unjuk kemampuan.

"Debat cawapres ini menunjukkan kepada kita bahwa kedua figur itu layak dan kapabel menjadi wapres. Kiai Ma'ruf yang senior terlihat berpengalaman dan piawai mengatur kata. Sandi yang lebih muda terlihat semangat unjuk diri dan kemampuan sehingga semua seolah ingin dikeluarkan," pungkas Veri.



Tonton juga video Soal Kartu Sakti, BPN: Cukup Sempurnakan E-KTP saja:

[Gambas:Video 20detik]


(mae/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com