DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 18:17 WIB

KBRI Addis Ababa Serahkan Sampel DNA WNI Korban Ethiopian Airlines

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
KBRI Addis Ababa Serahkan Sampel DNA WNI Korban Ethiopian Airlines Foto: Maheder Haileselassie/Reuters
Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Addis Ababa menerima sampel DNA dari Harina Hafitz, WNI korban pesawat Ethiopian Airlines. KBRI selanjutnya akan menyerahkan sampel DNA itu kepada otoritas berwenang setempat.



Pernyataan itu disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia merangkap negara Djibouti dan organisasi negara-negara Afrika, African Union, Al Busyra Basnur, Minggu (17/3/2019). Basnur mengatakan Menteri Transportasi Ethiopia Dagmawit Mogess dan State Minister Kemlu Ethiopia Dr Markos Tekle sudah menyampaikan briefing terkait perkembangan terakhir dan langkah yang akan diambil oleh Ethiopia terkait kecelakaan pesawat.

"Pemerintah Ethiopia saat ini membentuk High Steering Committee untuk menangani kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines itu. Komite dipimpin oleh Menteri Transportasi, dengan anggota Menlu, Menkeu, Menkes, Jaksa Agung, Komisaris Polisi Federal, Ethiopian Civil Aviation Authority, dan Ethiopian Airlines. Komite tersebut memiliki enam subkomite, yaitu Accident Investigation, Victim Identification and Family Support, Legal Issues, Accident Site, Communication and PR, serta Finance and Logistic," kata Basnur dalam keterangannya.



Basnur, yang hadir dalam kegiatan briefing tersebut, mengatakan proses identifikasi korban kecelakaan diperkirakan selesai dalam waktu 5-6 bulan. Dia juga memastikan KBRI Addis Ababa terus berkoordinasi dengan Kemlu dan sejumlah pihak mengenai kecelakaan pesawat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Harina merupakan satu dari tujuh staf World Food Program, badan pangan di bawah PBB, yang menumpang pesawat Ethiopian Airlines nomor penerbangan ET-302. Adik laki-laki Harina, Hari Lutfi, mengatakan kakaknya itu mengikuti pertemuan PBB di Nairobi, Kenya.

"Beliau sempat kirim WhatsApp ke saya hari Sabtu (9/3), memberitahukan mendapat tugas ke Nairobi. Pesawatnya dari Roma transit dulu di Addis Ababa," papar Hari Lutfi, Senin (11/3) pagi WIB.


Horor! Ini Kemungkinan Penyebab Boeing 737 Max Menukik, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed