DetikNews
Selasa 12 Maret 2019, 18:39 WIB

Penumpang KRL Diminta Berani Lapor Bila Alami Pelecehan Seksual

Matius Alfons - detikNews
Penumpang KRL Diminta Berani Lapor Bila Alami Pelecehan Seksual Kampanye pencegahan pelecehan seksual di KRL. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Puluhan karyawan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membagikan brosur kepada para penumpang KRL yang berisi informasi tentang pencegahan pelecehan seksual di transportasi umum. Selain untuk pencegahan, para penumpang, khususnya perempuan, diharapkan berani melapor saat mengalami pelecehan seksual.

"Ini diharapkan bisa menjadi salah satu bahan agar pengguna lebih berani untuk laporkan apabila jadi korban atau ikut mencegah apabila melihat ada pelecehan seksual," ucap Vice President Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).



Penumpang KRL Diminta Berani Lapor Bila Alami Pelecehan SeksualKampanye pencegahan pelecehan seksual di KRL (Matius Alfons/detikcom)


Dalam kampanye itu, PT KCI menggandeng Komnas Perempuan dan Komunitas Perempuan. Mereka membagikan brosur berisi informasi pencegahan pelecehan seksual dan poster dengan tema serupa.

Eva menyebut ada 34 laporan terkait pelecehan seksual di KRL sepanjang 2018. Dari 34 laporan itu, disebut Eva, 20 kasus dilanjutkan ke kepolisian.

"Ini tunjukkan peningkatan positif karena sebelumnya di 2017 ada 25 kasus laporan pelecehan seksual dan tidak ada satu pun dilanjutkan ke polisi," kata Eva.

Di tempat yang sama, Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin menyebut pelecehan seksual terjadi di ruang publik lantaran kerap dibiarkan. Untuk itu, dia mendukung kampanye yang dilakukan PT KCI.

"Pelecehan seksual itu terus terjadi karena kita anggap itu hal wajar. Kita tahu bahwa dari generasi ke generasi setiap perempuan pasti mudah mengalami pelecehan seksual di transportasi publik. Ini akibat dari budaya membiarkan pelaku untuk melakukan hal tersebut dan membiarkan korban untuk tidak bisa melapor dan mencegah situasi," kata Mariana.

Penumpang KRL Diminta Berani Lapor Bila Alami Pelecehan SeksualKampanye pencegahan pelecehan seksual di KRL (Matius Alfons/detikcom)




Tips Hindari Pelecehan Seksual di KRL

Selain itu, perwakilan dari Komunitas Perempuan, Rika Rosvianti, membagikan tips bagi para penumpang untuk menghindari pelecehan seksual saat berada di transportasi umum, khususnya KRL. Apa saja tipsnya?

"Pertama, mendengarkan musik boleh tapi tetap waspada karena dengarkan musik bisa turunkan kewaspadaan. Terus juga tidak sibuk bermain handphone. Biasa penumpang sampai nonton drama Korea," kata Rika.

"Sebisa mungkin kalau bisa tidak tidur di perjalanan dan perhatikan keadaan sekitar dan waspada bila ada seseorang yang mencurigakan," imbuh Rika.

Tips itu nantinya akan ditampilkan dalam video yang ditayangkan di KRL sebagai sarana edukasi. Video itu disebut Rika sebagai hasil kerja samanya dengan PT KCI dalam kampanye serupa tahun lalu.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed