Silaturahmi dengan Pemuka Agama Sumut, Ma'ruf Disambut Lagu 'O Tano Batak'

Silaturahmi dengan Pemuka Agama Sumut, Ma'ruf Disambut Lagu 'O Tano Batak'

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 09 Mar 2019 18:53 WIB
Silaturahmi dengan Pemuka Agama Sumut, Maruf Disambut Lagu O Tano Batak
Foto: Ma'ruf Amin silaturahmi bareng pemuka agama di Sumut. (Lisye-detikcom)
Medan - Ma'ruf Amin menghadiri silaturahmi dengan masyarakat dan pemuka agama se-Sumut di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Medan. Ma'ruf mengingatkan untuk selalu menjaga persatuan.

Ma'ruf didampingi istri, Nyai Wury Estu Handayani tiba di lokasi disambut dengan lagu 'O Tano Batak' yang dinyanyikan paduan suara bersama seluruh warga dan tokoh masyarakat yang hadir.
Ma'ruf tampak menikmati lagu itu sambil melirik kertas yang berisi lirik lagu 'O Tano Batak' yang memuat pujian terhadap Tanah Batak. Lagu itu dipersembahkan khusus setelah semua berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ma'ruf mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin. Dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan negara sehingga bisa menjadi negara yang maju di masa yang akan datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama saya, karena memang negara ini harus kita jaga keutuhannya. Apabila kita jaga bangsa yang terdiri dari berbagai agama berbagai ras, pasti negara ini akan tetap utuh, dan akan menjadi negara yang maju di masa yang akan datang," kata Ma'ruf di hadapan pemuka ulama.

Ma'ruf mengatakan negara Indonesia dibangun dengan susah payah. Karena itu, NKRI adalah harga mati.

"Negara ini dibangun dengan susah payah, dan dijadikan sebagai satu bangsa melalui perdebatan-perdebatan panjang. Akhirnya ditemukanlah titik temu, yaitu melalui pancasila dan UUD 45, karena itu kita nyatakan NKRI harga mati," lanjut Ma'ruf.

Silahturahmi turut dihadiri oleh Uskup Agung Pius Batubara, Pastor Silaen, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Mujianto serta tokoh masyarakat Sumut R.E. Nainggolan.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Alkautsar, Syekh Ali Marbun dalam sambutannya berterimakasih atas kunjungan Ma'ruf Amin. Dia juga mendoakan Ma'ruf menang pada pilpres mendatang.

"Ada 24 suku hadir di sini. Kami gembira menyambut Kiai Ma'ruf Amin. Beliau ahli ekonomi. Mari mendoakan apa yang dicita-citakan. Beliau tamatan pesantren jadi cawapres. Dulu sudah ada tamatan pesantren jadi presiden yaitu Gus Dur. Semoga para santri bisa ikuti jejak Pak Kiai Ma'ruf Amin," ucap Syekh Ali Marbun. (idh/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini