DetikNews
Sabtu 09 Maret 2019, 05:20 WIB

Round-Up

Rel Ganda AHY, Ke 'Stasiun' Mana?

Erwin Dariyanto, Sudrajat - detikNews
Rel Ganda AHY, Ke Stasiun Mana? Foto: Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Ari Saputra)
Jakarta - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bicara soal strategi yang diusung partai berlambang mirip mercy itu dalam satu setengah bulan ke depan. Secara internal, AHY menyebut Demokrat akan menjalankan strategi rel ganda.

Lantas apa maksud strategi rel ganda? AHY menyebut kebijakan tersebut memungkinkan para kader Demokrat fokus untuk berjuang meraih kursi ke parlemen sekaligus tetap memilih capres sesuai yang diinginkan.

"Kami harus menyadarkan masyarakat bahwa untuk menjadikan Pak Prabowo atau Pak Jokowi sebagai Presiden tak harus hanya memilih Gerindra atau PDIP, tapi juga Demokrat," kata AHY kepada detikcom.




Strategi rel ganda ini justru bisa dibilang menguatkan anggapan yang menyebut Demokrat memainkan politik dua kaki. Diketahui, politik dua kaki itu kembali menguat saat AHY menyampaikan pidato bertajuk 'Rekomendasi Partai Demokrat untuk Presiden Indonesia Mendatang'.

Namun, menurut AHY, politik rel ganda ini bukan politik dua kaki yang punya konotasi lebih negatif. Kebijakan tersebut secara realistis harus ditempuh mengingat Demokrat tak punya calon presiden atau calon wakil presiden sendiri.

Ketiadaan perwakilan Demokrat sebagai kontestan Pilpres 2019 tentu menjadi pertimbangan diusungnya politik rel ganda. Sebab, dukungan yang diberikan dalam koalisi merujuk hasil sejumlah survei, Demokrat tidak mendapatkan efek turunan dengan optimal dari dukungan yang diberikan.




"Sebetulnya partai-partai lain pun mengalami hal serupa, sebab hanya PDIP dan Gerindra yang mendapatkan coattail effect," ujar AHY.

Selain itu, Demokrat juga harus merevisi target suara di parlemen yang sebelumnya ditetapkan dari 15 menjadi 10 persen seperti hasil pemilu 2014. "Kami semua akan bekerja keras, all-out untuk mewujudkan target tersebut di sisa waktu 40 hari ini," ujarnya.
(zak/ibh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>