Mahasiswa Turunkan Bendera di Gubernur Sulsel Jadi 1/2 Tiang
Rabu, 21 Sep 2005 15:33 WIB
Makassar - Unjuk rasa menentang rencana kenaikan harga BBM terus berlangsung. Di Makassar, Sulawesi Selatan, mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) menurunkan bendera hingga setengah tiang di kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (21/09/2005). Sekitar 200 mahasiswa mendatangi halaman kantor gubernur Sulsel sekitar pukul 11.30 Wita. Para mahasiswa menggelar orasi, yang berisi penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM.Tak lama berorasi, mahasiswa lalu menurunkan bendera merah putih hingga setengah tiang. Sebelumnnya, bendera ini berkibar penuh di lapangan upacara kantor Gubernur.Sementara itu, di kantor DPRD Sulsel, sekitar 350 orang mahasiswa Universitas Negeri Makassar terlibat dorong-dorongan dengan aparat kepolisian. Mahasiswa mendesak untuk masuk dalam gedung dewan, lantaran anggota DPRD tak menemui mereka.Kericuhan ini hampir saja pecah menjadi bentrok, saat salah seorang mahasiswa UNM mengalami luka di kepala akibat pecahan bola lampu. Saat terjadi dorong-dorongan, tongkat kayu yang ia pegang mengenai bola lampu di teras DPRD Sulsel. Akibatnya, pecahannya jatuh persis di kepalanya.Melhat kepalanya berdarah, para mahasiswa lain mengira karena terkena lemparan oleh pihak tertentu. Keadaan pun sempat memanas.Para mahasiswa akhirnya meninggalkan kantor DPRD Sulsel, setelah mereka ditemui anggota DPRD Sulsel, Ashabul Kahfi dari Fraksi PAN.
(asy/)











































