detikNews
Jumat 08 Maret 2019, 13:27 WIB

Dewan Pers Soal Obor Rakyat Reborn: Ikuti Proses Verifikasi Dulu

Yulida Medistiara - detikNews
Dewan Pers Soal Obor Rakyat Reborn: Ikuti Proses Verifikasi Dulu Brosur Obor Rakyat Reborn (Dok. Istimewa)
Jakarta - Tabloid 'Obor Rakyat Reborn' muncul kembali meski batal diluncurkan hari ini. Dewan Pers meminta Obor Rakyat Reborn diverifikasi dan terdaftar terlebih dahulu sebelum diluncurkan ulang.

"Kalau teman-teman itu ingin mengelola produk jurnalistik, taati dulu prosesnya, badan hukumnya, minta diverifikasi dulu Dewan Pers, ikut uji kompetensi dan seterusnya. Kalau sudah memenuhi, nah coba taat kepada kode etik jurnalistik, isinya jangan provokatif dan seterusnya," kata Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di kantornya, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).


Sebelumnya, beredar brosur 'Obor Rakyat Reborn' yang menampilkan sampul Habib Rizieq. Yosep menilai sampul tersebut bisa memicu konflik. Dia mengimbau isi tabloid tersebut tidak provokatif.

"Bisa memicu konflik dalam situasi politik tensinya sedang tinggi begini malah bisa menimbulkan nanti kericuhan, pikirkan ulang," ujarnya.

Yosep menyebut peluncuran 'Obor Rakyat Reborn' harus dipikirkan secara hati-hati karena sebelumnya pengelolanya pernah dipidana. Selain itu, tabloid tersebut pernah menggunakan nama yang sama saat terjerat kasus. Da menyarankan pengelola media memikirkan ulang nama yang akan dipakai.

"Media ini kan belum terdata di Dewan Pers. Yang jadi pertanyaan orang, bikin media itu kan butuh trust public, 'Obor Rakyat' ini kan pernah mendapatkan ketidakpercayaan dari publik kenapa masih pakai nama itu. Nah kami anjurkan ya sudahlah kalau mau terbit silakan Anda bergerak di bidang media, tapi jangan gunakan nama itu lagi," sambungnya.


Pemred Obor Rakyat Setiyardi sebelumnya menyatakan acara peluncuran 'Obor Rakyat Reborn' malam ini dibatalkan. Alasan pembatalan masih misterius.

"Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, Dibatalkan," demikian pernyataan Setiyardi melalui akun Facebook-nya, hari ini.


Saksikan juga video 'Kubu Jokowi Santai Obor Rakyat akan Kembali Terbit':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed