Jokowi Sempat Keluhkan Survei di Jabar, Ma'ruf: Sekarang Sudah Bagus

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 06 Mar 2019 14:51 WIB
Ma'ruf Amin. (Guruh Nuary/detikcom)
Jakarta - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyebut elektabilitasnya anjlok 8 persen di Jawa Barat gara-gara serangan hoax. Cawapresnya, Ma'ruf Amin, menyatakan elektabilitas keduanya di Jabar kini sudah bagus.

"Sebelumnya itu. Sekarang bagus," ujar Ma'ruf di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Ma'ruf sebelumnya diketahui mengadakan safari politik di Jawa Barat selama lima hari. Ia pun kembali mengatakan elektabilitas paslon nomor urut 01 itu sudah baik di wilayah Jawa Barat.


"(Elektabilitas) bagus kalau menurut saya, malah bagus," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, capres Joko Widodo mengungkapkan kegelisahannya karena masifnya penyebaran hoax pada masa Pilpres 2019. Hoax berdampak negatif, termasuk terhadap elektabilitas Jokowi yang mendadak turun di Jawa Barat.

"Di Provinsi Jawa Barat, saat itu, 1,5 bulan yang lalu kita sudah menang 4 persen. Dulu kan kita kalah telak tuh, ini sudah menang 4 persen. Nggak ada hujan nggak ada angin, tahu-tahu anjlok 8 persen," ujar Jokowi.

"Cek lagi ke rumah, ke rumah, ke rumah. Apa yang muncul? Ternyata fitnah, hoax sudah masuk," imbuhnya.


Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq, menjelaskan maksud pernyataan sang capres.

"Itu adalah daerah-daerah yang awalnya kita naik signifikan, tapi tiba-tiba dalam survei turun kembali. Jadi Jabar kita tetap menang, tapi ada beberapa daerah yang kemudian sempat naik lalu terkoreksi karena isu hoax itu," kata Maman kepada wartawan, Senin (4/3).

Menurut Maman, memang ada penurunan elektabilitas Jokowi di sejumlah daerah di Jabar. Namun ia menyebut penurunan itu tidak drastis.


Saksikan juga video 'Survei Median: Jokowi Ungguli Prabowo di Jawa dan Desa':

[Gambas:Video 20detik]

(azr/elz)