Kampanye di Duri Riau, Sandiaga Ngaku Punya Keterikatan Khusus

Kampanye di Duri Riau, Sandiaga Ngaku Punya Keterikatan Khusus

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 05 Mar 2019 14:25 WIB
Kampanye di Duri Riau, Sandiaga Ngaku Punya Keterikatan Khusus
Sandiaga Uno di Duri, Riau. (Foto: Istimewa).
Jakarta - Sandiaga Uno berkampanye di Duri, Bengkalis, Riau. Ia memulai kampanyenya dengan melakukan olahraga lari bersama para pendukungnya dan mengaku punya kedekatan tersendiri dengan wilayah tersebut.

Ratusan orang pendukung Sandiaga sudah menunggunya sejak pagi di depan hotel tempatnya menginap. Para pendukung tersebut ikut menemani Sandiaga olahraga pagi.

Sandiaga juga menyapa sejumlah warga di sepanjang jalan ia berlari. Beberapa orang memintanya untuk berfoto bersama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini antusias masyarakat untuk perubahan. Mereka ingin hidup yang lebih baik. Harga murah, pekerjaan mudah, Indonesia adil makmur," kata Sandiaga seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (5/3/2019).


Cawapres nomor urut 02 ini berbicara soal wilayah Duri yang kaya alamnya, namun manfaatnya belum banyak dirasakan masyarakatnya. Bila terpilih sebagai wapres nanti, Sandiaga berjanji menggerakkan ekonomi masyarakat Duri dan Riau.

"Saya punya keterikatan khusus di sini. Saya lahir di Rumbai. Dan ayah saya pernah bekerja di Caltex, yang sekarang menjadi Chevron. Riau adalah pusat energi, baik energi fosil maupun energi yang terbarukan. Ini potensi besar untuk digunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran Indonesia," sebut pasangan capres Prabowo Subianto itu.

Sudah dua hari ini Sandiaga berkeliling di wilayah Riau. Senin (4/3) kemarin, Sandiaga menyambangi Pekanbaru. Ia pun sempat mampir ke rumah tempat ia dilahirkan dan dibesarkan di Kompleks Caltex Rumbai yang sekarang bernama Chevron Pacific.

Sandiaga menghabiskan waktu dengan mengunjungi beberapa lokasi yang membuatnya terkenang akan masa bocahnya. Ia tinggal di kompleks tersebut bersama ayah-ibu dan kakaknya dari 1966-1975 sebelum akhirnya pindah ke Jakarta.

Kampanye di Duri Riau, Sandiaga Ngaku Punya Keterikatan KhususFoto: Sandiaga Uno di Siak. (Dok Istimewa).

"Saya masih ingat, sering ada anak panah dari suku Sakai dan kadang ada beruang yang keluar dari hutan di tempat saya berdiri ini," kata Sandi di rumah masih kecilnya yang dikelilingi hutan.

Sandiaga kemudian juga menyambangi Kabupaten Siak dalam kampanyenya di Riau. Ia berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II di Kampung Dalam, Siak.

Setelahnya, Sandiaga bertemu dengan para pendukungnya di Lapangan Siak Bermada, Siak. Dalam kesempatan tersebut, ia mendengarkan curhat dari seorang penyandang tunarungu bernama Ardian Simatupang.

Lewat surat, Ardian meminta Sandiaga membantu dan mengurangi pengangguran penyandang tunarungu. Kertas surat tersebut berkop surat Gerkatin Riau (Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia).


Dalam surat yang dibacakan Sandi, Ardian meminta pekerjaan atau tidak tetap untuk penyandang tunarungu, modal usaha, kesehatan gratis untuk penyandang tunarungu, alat bantu dengar, dan biaya sekolah bagi yang tidak mampu.

"Ardian Simatupang, horas, kami akan mendorong PP berdasarkan amanat UU No 8 Tahun 2016, segera dan menjadi salah satu program prioritas seratus hari pemerintahan Prabowo Sandi jika, insyaallah, terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2019-2024," kata Sandiaga menanggapi Ardian.

Menurut Sandiaga, dia sudah menerapkan hal tersebut di Jakarta dan akan diterapkan di nasional jika terpilih. Ia juga akan melibatkan One Kota/Kabupaten/Kampung One Center for Entrepreneurship (OK OCE) disabilitas untuk pendampingan, pelatihan juga permodalan agar disabilitas bisa mandiri. (elz/tor)


Berita Terkait