Jelekkan Indonesia di Luar Negeri, Erick: Itu Pengkhianat!

ADVERTISEMENT

Jelekkan Indonesia di Luar Negeri, Erick: Itu Pengkhianat!

Erwin Dariyanto - detikNews
Selasa, 05 Mar 2019 07:50 WIB
Ketua TKN Erick Thohir (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sebagai pengusaha maupun Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir mengaku dia tak pernah berbicara buruk tentang Indonesia di luar negeri. Juga tidak menyampaikan kekurangan-kekurangan bangsa ini setiap kali berhubungan dengan mitra bisnisnya dari mancanegara. Sebab, dia selalu berprinsip 'salah atau benar, Indonesia adalah negaranya tercinta'.

"Mohon maaf, ya, kalau saya, sejelek apa pun negara ini saya enggak pernah bilang jelek, apalagi di luar negeri. Kalau ada orang yang bicara jelek tentang negeri ini di luar negeri, berarti pengkhianat," kata dia dengan wajah geram saat 'Blak-blakan' yang tayang di detik.com, Senin (5/3).


Sejelek apa pun kondisi di dalam negeri, ia melanjutkan, sebaiknya dilindungi bukan malah diungkap-ungkap, apalagi di negara lain seperti di Amerika Serikat atau Singapura. Juga menyampaikan segala keburukan saat bertemu dengan para duta besar asing atau organisasi pengusaha asing. "Itu pengkhianat," tegasnya.

Erick tak bersedia mengungkapkan siapa tokoh yang suka melakukan hal tersebut. Dia menyebut soal pengkhianatan saat sedang berbicara masalah stunting atau anak tumbuh pendek akibat pencemaran lingkungan. Sayangnya, ada yang mempolitisasi isu stunting ini dan mengungkapkannya saat berkunjung ke Amerika Serikat. Padahal angka stunting di Tanah Air, kata Erick, sudah menunjukkan penurunan.


Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) menunjukkan angka yang cukup menggembirakan terkait masalah stunting. Angka stunting turun dari 37,2 persen pada Riskesdas 2013 menjadi 30,8 persen pada Riskesdas 2018.


Saksikan juga video 'Blak-blakan Ketua TKN Erick Thohir, Kejutan Jokowi di Jabar':

[Gambas:Video 20detik]

(jat/jat)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT