"Untuk pembiayaan saya sebagai caleg sejauh ini sudah keluarkan cukup besar di mana komponen terbesar adalah pembelian kaos, pencetakann kalender, leaflet dan spanduk serta biaya bimbingan teknis relawan. Nilainya bisa dua kali Wrangler Rubicon," kata Habiburokhman kepada detikcom, Minggu (3/3/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi pengeluaran tersebut wajar dan tidak sia-sia karena survei saya cukup tinggi, yaitu posisi kedua tertinggi menurut Charta dan posisi tertinggi menurut Lembaga Kajian Pemilu Indonesia. Yang paling menggembirakan, suara Prabowo-Sandi sudah sekitar 70% di dapil saya," ucapnya.
Secara umum, dia mengatakan Gerindra memasang target 120 kursi di DPR, atau sekitar 21 persen. Angka itu, katanya, realistis karena di tiap dapil Gerindra menargetkan penambahan satu kursi.
"Target kami minimal Gerindra meraih 120 kursi atau sekitar 21%. Angka ini realistis karena di setiap dapil kita menargetkan setidaknya menambah 1 kursi dan hal tersebut sudah terlihat di survei-survei saat ini. Sebagai contoh Dapil saya di Jakarta Timur tahun 2014 hanya satu kursi saat ini menurut charta politika sudah dapat 2 kursi. Angka 20% angka aman untuk mengajukan capres sendiri pada 2024," jelasnya.
Simak Juga 'Twitter Habiburokhman Kena Suspend, Ini Penjelasan Menkominfo':
Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu (haf/haf)











































