detikNews
Jumat 01 Maret 2019, 18:26 WIB

Makin Canggih, 8 APIL di Kota Depok Dilengkapi CCTV

Matius Alfons - detikNews
Makin Canggih, 8 APIL di Kota Depok Dilengkapi CCTV Pelican crossing di Depok (Matius Alfons/detikcom)
Depok - Pemerintah Kota Depok semakin mempercanggih sarana dan prasarana, salah satunya alat pemberi isyarat lalu lintas (APIL). Saat ini Pemkot Depok melengkapi APIL dengan kamera circuit-closed television (CCTV).

"Kalau APIL yang terkoneksi dengan ATCS (Area Traffic Control System) itu kita bisa langsung monitor, kayak APIL di Juanda kita monitor itu di ATCS kita, sudah bisa langsung itu," kata Kadishub Kota Depok Dadang Wihana saat dihubungi, Jumat (1/3/2019).

Dadang mengatakan ada delapan APIL yang dipasangi CCTV dan tersambung ke ATCS, yakni APIL di Jalan Juanda, Simpang Ramanda, Simpang Tugu Jam, Simpang Depok, Simpang Raya Bogor, Simpang Bojong Sari, Simpang PLN Nusantara, dan Simpang Sengon.

"Itu sudah terkoneksi dengan ATCS kita, ada CCTV kita," imbuhnya.

Dengan adanya CCTV tersebut, kemacetan di Depok akan lebih mudah terpantau. "Untuk memantau lalu lintas di sana," imbuhnya.

Ke depan, Dishub Depok juga berencana menambah CCTV di Simpang Pal UI. Saat ini APIL di simpang PAL UI mengalami mati total.



"Jadi di sana, karena memang itu rusak total, harus diganti, jadi akan ambil fiber optiknya dari Simpang Pal UI, akan kita inventariskan fiber optiknya dari sana. Itu akan dilengkapi CCTV juga di sana," sambungnya.

Terlepas dari kecanggihan APIL tersebut, ada beberapa APIL yang sering mengalami gangguan. Seperti salah satunya APIL di simpang Juanda-Margonda Raya, yang terganggu pada Rabu (7/2).

APIL tersebut mati sejak pukul 06.00 WIB hingga malam hari. Petugas kepolisian pun harus turun tangan untuk mengatur arus lalu lintas secara manual.

"Iya (penyebab) karena terbakar itu APIL-nya, korsleting APIL," imbuhnya.

APIL di simpang Juanda-Margonda sudah diperbaiki. Siang tadi, giliran APIL di Jalan M Jasin yang mengalami gangguan.

"Hari ini di Jalan M Jasin. Ketika APIL mati, itu ada laporan, karena ketika mati itu tidak langsung ada spare part-nya, harus dicari dulu. Kemarin, makanya di persimpangan Juanda-Margonda itu pengaturan secara manual oleh petugas Dishub dan Polantas," tuturnya.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com