detikNews
Senin 25 Februari 2019, 11:35 WIB

Anggota Komisi II DPR soal Haram Coblos Novel: Itu Hak Pribadi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Anggota Komisi II DPR soal Haram Coblos Novel: Itu Hak Pribadi Foto: Ahmad Riza Patria (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Caleg Partai Bulan Bintang (PBB) Novel Bamukmin menyerukan haram mencoblos dirinya di Pemilu 2019, karena dia telah mengundurkan diri. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra menilai hal itu merupakan hak Novel.

"Kalau sudah jadi caleg dan menyerukan untuk tidak memilihnya ya itu hak pribadi sejauh tidak melanggar aturan UU ya itu hak pribadi," ujar Wakil Ketua Komisi II, Ahmad Riza Patria, kepada wartawan, Senin (25/2/2019).


Riza menilai seruan haram tersebut merupakan ekspresi kekecewaan Novel kepada partai yang dinaunginya. Hal itu lantaran PBB memutuskan mendukung pasangan nomor urut 01.

"Pertama, kan memang masalahnya PBB itu mendukung Pak Prabowo tahun 2014. Secara struktural, kultural PBB itu kan kelihatan cenderung dukung Pak Prabowo. Caleg-calegnya juga. Tapi kemudian mereka memutuskan dukung Pak Jokowi," tuturnya.

"Bagi kami itu hak PBB, kami tidak mengintervensi. Mungkin dalam perjalanannya ada caleg-caleg yang kecewa dengan pilihan partai termasuk Novel Bamukmin yang tetap ingin mendukung Pak Prabowo," sambung Riza.

Kendati demikian, politikus Gerindra itu enggan mencampuri urusan Novel dan PBB. Riza menghargai keputusan kedua belah pihak selama tidak melanggar aturan yang ada.

"Ya tinggal nanti masyarakat yang nilai, kalau ada sikap caleg yang menyerukan itu," katanya.


Sebelumnya, Novel Bamukmin menegaskan dirinya sudah mundur dari pencalegan di PBB, secara lisan. Dia menyerukan haram mencoblos namanya di Pemilu 2019.

"Saya sudah sampaikan di mana-mana bahwa haram mencoblos nama saya sehingga saya yakinkan saya tidak akan menjadi sebagai anggota dewan karena saya tidak mau satu suara saya pun mereka ambil untuk mendukung kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama. Karena satu suara saya kalau masih ada yang mencoblos nama saya sama saja saya menzolimi imam besar saya Habib Rizieq Syihab dan ulama serta habaib serta aktivis islam lainya," kata Novel Bamukmin kepada wartawan, Minggu (24/2/2019).
(mae/zap)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed