"Pak Wiranto di Semarang doanya dikabulkan, dekat presiden terus. Nanti ke depan nggak tahu, dekat lagi atau nggak, nggak tahu, tapi doanya begitu. Nah saudara sekalian, saya cerita bahwa yang tiga presiden nggak usah cerita, itu masa lalu. Tapi masa kini, pengalaman Pak Wiranto dekat dengan presiden luar biasa, mengapa?" kata Wiranto dalam sambutannya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (24/2/2019).
Ada tiga poin yang diceritakan oleh Wiranto tentang kedekatannya dengan Presiden Jokowi. Ia mengaku tahu betul apa yang dikerjakan Jokowi dalam memantau pembantunya saat bekerja, termasuk dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Jokowi, kalau TNI butuh kapal selam silakan beli, kalau butuh pesawat terbang silakan beli, senjata baru silakan. Bahkan membangun dari pinggiran, memperkuat pertahanan dan mengamankan Indonesia dari ancaman orang asing. Itu dari masalah melindungi masalah segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, maka beliau sudah melaksanakan kewajiban dengan baik," ungkap Wiranto.
Poin kedua adalah menyejahterakan kesejahteraan umum. Ia menyebut Presiden Jokowi sudah menyejahterakan masyarakat umum.
"Yang ketiga apa, setelah melindungi, maka mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau nanti beliau melanjutkan, kalau tahun ini 2019 beliau sudah mencanangkan pembangunan sumber daya manusia itu bagus sekali, karena kita bersaing dengan negara lain, bangsa lain," kata Wiranto.
Selain itu, Wiranto bercerita sosok Presiden Jokowi saat memimpin rapat. Saat rapat bersama menteri-menteri, Wiranto menyebut Presiden Jokowi selalu menyempatkan waktu salat meskipun dia sedang memimpin rapat. Untuk itu, dia tidak setuju dengan isu-isu hoax yang menyebut Jokowi anti-Islam. (gbr/gbr)











































