DetikNews
Sabtu 23 Februari 2019, 22:23 WIB

Temui Penghuni Apartemen Se-Jakarta, M Taufik Puji Anies Prorakyat

Audrey Santoso - detikNews
Temui Penghuni Apartemen Se-Jakarta, M Taufik Puji Anies Prorakyat Penghuni apartemen mendengarkan penjelasan M Taufik (Audrey/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengadakan pertemuan dengan perwakilan penghuni apartemen se-Jakarta. Dia mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di pihak warga yang bersengketa dengan pengembang terkait mahalnya iuran pengelolaan lingkungan (IPL).

"Anda (pengelola) berhadapan dengan Gubernur yang tidak punya urusan dengan pengembang mana pun juga," kata M Taufik di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

Mendengar perkataan tersebut, para perwakilan penghuni apartemen bertepuk tangan. Kepada mereka, M Taufik meminta bantuan untuk mengawasi penerapan Pergub DKI Nomor 132/2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik, di mana pengurus lingkungan berasal diisi oleh orang yang benar-benar menghuni apartemen dan bukan bagian dari pengembang.



"Bersyukur akhirnya isi pergubnya saya kira sebagian besar berpihak pada kita. Kalau sudah begini, kita dalam posisi yang menang. Pengembang nggak mungkin lawan pemerintah. Pengembang banyak masalahnya. IMB belum, IPL belum. PPJB dipajak sama kita. Perlu diketahui," ujar Taufik.

Taufik meminta para penghuni apartemen agar segera rapat, membentuk pengurus lingkungan. Namun Taufik berpesan agar orang-orang yang dipilih sebagai pengurus benar-benar membela kepentingan penghuni.

"Pilih warga yang berpihak ke Bapak-Ibu. Jangan yang kelakuannya sama seperti yang lalu. Pengalaman saya di Rasuna Said, mereka pilih pengurus, kelakuannya sama dengan yang sebelumnya, akhirnya mereka rapatkan lagi. Sekarang masalahnya sudah selesai," terang Taufik.

Selain oleh warga, Taufik menjelaskan pengawasan penerapan pergub akan dilakukan Satpol PP.



"Nanti dikontrol Satpol. Saat buat rapat anggota, kasih report-nya ke kita, nanti kita kawal. Ini Pak Gubernur yang merespons keluhan masyarakat. Berjuang itu ada proses yang harus dilalui. Alhamdulillah prosesnya dilalui dan hasilnya menggembirakan," ungkap Taufik.

Taufik pun meminta para penghuni melaporkan jika ada tindakan intimidasi dari pengembang apartemen. "Kalau pengembang mau mengintimidasi Bapak-Ibu, mereka sama dengan mengintimidasi pemerintah. Karena ini ada pergubnya," ucap Taufik.
(aud/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed