"Dalam politik, nyamuk itu bisa dimaknai sebagai suatu hal yang sebenarnya mengganggu. Tapi apa yang saya sampaikan kepada Pak Amien Rais bukan gangguan, itu adalah sebuah fakta bagaimana nepotisme yang dulu beliau perjuangkan, itu dipatahkan sendiri karena anaknya kan masuk sebagai caleg," kata Hasto setelah menghadiri pembekalan tim arus bawah Jokowi di Bikasoga, Jalan Suryalaya, Kota Bandung, Sabtu (23/2/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana dulu perjuangan untuk menjaga kedaulatan agar negara, tanah negara tidak di distribusikan kepada elit, ternyata beliau memberikan dukungan itu," ucap Hasto.
Diberitakan sebelumnya, nama Amien disinggung oleh Hasto saat berbicara mengenai penguasaan lahan Prabowo seperti yang disampaikan Jokowi dalam debat capres kedua beberapa waktu lalu. Menurutnya, sosok seperti Prabowo dan Amien mati kutu dalam isu tersebut.
"Sosok seperti Prabowo dengan tanahnya yang begitu luas dan demikian halnya dengan Amien Rais dengan lahan-lahannya di Yogyakarta langsung mati kutu dan jargon kampanye tanah dikuasai elite pun menjadi tidak laku, dipatahkan oleh politik pertanahan kerakyatan Jokowi," ungkap Hasto dalam keterangan tertulis, Rabu (20/2).
Amien kemudian menanggapi pernyataan tersebut. Dia mengibaratkan apa yang disampaikan Hasto sebagai nyanyian nyamuk.
"Cuma apa..cuma apa...cuma nyanyian nyamuk," kata Amien, Jumat (22/2). (zak/zak)











































