DetikNews
Jumat 22 Februari 2019, 13:36 WIB

Pelesiran Novanto di Luar Sukamiskin, KPK Cek Ada-Tidaknya Suap

Haris Fadhil - detikNews
Pelesiran Novanto di Luar Sukamiskin, KPK Cek Ada-Tidaknya Suap Koruptor e-KTP Setya Novanto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK turut mengamati fakta yang muncul dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung berkaitan dengan kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Salah satu yang dicek mengenai kesaksian tentang dugaan pelesiran Setya Novanto dari selnya.

"Pasti akan dikembangkan kalau mau adil," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang ketika ditanya mengenai indikasi suap terkait dugaan pelesiran Novanto tersebut, Jumat (22/2/2019).

"Nanti jaksa penuntut akan laporan dan akan didalami dulu," imbuh Saut.



Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu (20/2) lalu, Wahid Husen duduk sebagai saksi untuk persidangan ajudannya, Hendry Saputra. Wahid menyebutkan Novanto sempat tidak berada di selnya pada 21 Juni 2018.

Setelah itu, dia mengaku berkomunikasi dengan Yogi, yang merupakan dokter di Lapas Sukamiskin. Koruptor proyek e-KTP itu memang mendapat izin berobat, tapi izin yang didapat adalah rawat jalan, bukan rawat inap.

"Saya dapat informasi dia berobat. Lalu ada informasi dia nggak pulang, saya cek dia di mana," kata Wahid dalam persidangan tersebut.

Jaksa KPK M Takdir, seusai persidangan, mengungkapkan Novanto meminta kepada dokter agar mendapatkan rekomendasi rawat inap. "Keinginan Pak SN minta ke Yogi," ujar Takdir.


Saksikan juga video 'Waduh! Ponakan Novanto 'Nyanyi' soal Duit e-KTP ke DPR':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed