Melihat Kemacetan di Bekasi yang Disinggung Wali Kota Cilegon

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 21 Feb 2019 19:41 WIB
Foto: Kemacetan di Bekasi (Isal Mawardi-detikcom)
Bekasi - Wali Kota Cilegon Edi Ariyadi sempat menyinggung kemacetan di Kota Bekasi seusai pelantikannya. Edi mengatakan tidak ingin daerahnya macet seperti Bekasi yang disebutnya terlambat membangun jalan tol sehingga timbul kemacetan.

Menjawab Edi, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengakui kemacetan itu. Pria yang akrab disapa Bang Pepen itu mengaku bangga dengan kemacetan Bekasi karena mencerminkan pertumbuhan ekonomi kotanya.

"Saya bangga Kota Bekasi dianggap macet, kalau nggak macet, nggak ada pertumbuhan ekonomi, kotanya nggak maju, pendidikannya nggak jalan, dan nggak bisa bayar kartu sehat. Biar aja macet yang penting laju pertumbuhan ekonomi saya di atas rata-rata laju pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Rahmat Effendi di Islamic Centre, Marga Jaya, Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019).

Pepen menyebut, kemacetan terjadi karena di Kota Bekasi tengah dibangun proyek 4 program nasional, yakni elevated toll, LRT, Tol Becakayu, dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Akibat adanya proyek tersebut, kendaraan mencari jalur alternatif ke jalan arteri.

Lalu separah apakah sih kemacetan di Bekasi ini? Bekasi memang terkenal dengan kemacetannya. Pagi dan sore hari, kemacetan kerap terjadi di beberapa kawasan di Bekasi.

Angkot hingga ojek mangkal di pinggir jalan.Angkot hingga ojek mangkal di pinggir jalan. Foto: Kemacetan di Bekasi (Isal Mawardi-detikcom)


Seperti yang diamati detikcom, di Jalan Ir H Juanda. Terlihat sejumlah angkot, ojek pangkalan hingga ojek online 'mangkal' di tepi Jalan Ir H Juanda.

Sopir angkot dan ojek menurunkan penumpangnya persis di depan Stasiun Bekasi. Banyaknya orang yang lalu lalang di sekitar Stasiun Bekasi juga membuat kendaraan yang melintas di Jalan Ir H Juanda tersendat.

Volume kendaraan banyak memperparah kemacetan.Volume kendaraan banyak memperparah kemacetan. Foto: Kemacetan di Bekasi (Isal Mawardi-detikcom)




Jalan tersebut 'akrab' dengan kemacetan pada pagi, sore, hingga malam hari. Hampir setiap hari kemacetan terjadi meskipun terdapat sejumlah petugas kepolisian dan Dishub Kota Bekasi yang mengatur lalu lintas.

Selain Jalan Ir H Juanda, kemacetan juga terjadi di Jalan Perjuangan. Sejumlah angkot tampak menunggu penumpang persis di samping Stasiun Bekasi. Angkot-angkot yang mangkal tersebut memakan sebagian badan jalan.

Kemacetan juga terjadi di perlintasan kereta api.Kemacetan juga terjadi di perlintasan kereta api. Foto: Kemacetan di Bekasi (Isal Mawardi-detikcom)


Adanya perlintasan kereta api memperparah kemacetan. Pengendara yang melintas memelankan laju kendaraannya karena tidak ratanya jalan rel kereta api.

Titik selanjutnya ialah Jalan KH Noer Ali, Kalimalang. Terlihat sumber kemacetan ada di simpang Bekasi Cyber Park.

Arus kendaraan di Jalan KH Noer Ali arah Jakarta juga tampak tersendat. Terdapat perbaikan sehingga terjadi penyempitan jalur. Pedagang kaki lima juga tampak menjajakan dagangannya di trotoar.

(mea/mea)